DIRUT ANTARA PIMPIN RAKOR MELALUI VIDEO CONFERENCE DENGAN KEPALA BIRO

Direktur Utama Perum LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat melakukan rapat koordinasi melalui video conference dengan para Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi dan Luar Negeri sebagai format dan pola kerja baru di tengah pandemi Covid-19.

Sebanyak 32 Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi dan dua Kepala Perum LKBN Antara Biro Luar Negeri dibagi menjadi enam kelompok agar arahan Direksi berlangsung efektif dan efisien, diselingi dengan tanya jawab dan perkembangan kondisi terkini di masing-masing biro.

Rapat koordinasi Direksi dengan para Kepala PBiro tersebut dibagi ke dalam enam grup sebagai berikut :
- Grup I (Sumatera I) meliputi Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi Aceh, Sumut, Kepri, Riau, dan Sumbar.
- Grup II (Sumatera II) meliputi Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Babel, dan Lampung
- Grup III (Jawa/LN) meliputi Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi Banten, Penyangga Jakarta, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Malaysia, dan Tiongkok.
- Grup IV (Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua) meliputi Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi Bali, NTB, NTT, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
- Grup V (Kalimantan) meliputi Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim, dan Kaltara.
- Grup VI (Sulawesi) meliputi Kepala Perum LKBN Antara Biro Provinsi Sulsel, Sulteng, Sultra, Sulut, dan Gorontalo.

Rakor tersebut akan berlangsung selama tiga hari, diawali pada Rabu 1 April 2020, untuk Grup I dan Grup II. Sementara untuk Kamis 2 April 2020, dijadwalkan untuk Grup III dan Grup IV, sedangkan dengan Grup V dan Grup VI pada Jumat 3 April 2020.

Selain dengan para kepala Biro, Dirut bersama Ketua Dewas Sutrimo, dan Dirkeu MSDM dan Umum Nina Kurnia Dewi, juga mengikuti rapat bersama pimpinan BUMN-BUMN dan Wakil Menteri I BUMN.

Dalam rakor dengan Grup I, juga diikuti oleh Direktur Pemberitaan Akhmad Munir, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Hempi N. Prajudi, Dirkeu MSDM dan Umum Nina Kurnia Dewi.

Pada rakor tersebut, Dirut menyampaikan arahan antara lain bahwa pada masa darurat, pandemi Covid-19 ini, Kepala Biro harus memberikan rasa tenang, pendampingan, koordinasi/komunikasi, langkah antisipatif, dan kepedulian kepada seluruh jajarannya di masing-masing biro. "Bila ada yang perlu ditindaklanjuti, segera menghubungi Pusat Informasi Corona yang sudah dibentuk di Perusahaan," katanya.

Selain itu, Pimpinan Perusahaan juga sedang menyiapkan etika kerja baru, selain menerapkan bekerja dari rumah (work from home), bagi karyawan yang harus tetap ke kantor harus bisa menjaga jarak, tidak bersentuhan langsung, tetap memakai masker, sesering mungkin mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Kemudian juga melakukan pola kerja berkesinambungan dengan membagi tugas agar seluruh personel yang ada dapat melakukan penugasan secara baik.

Meidyatama Suryodiningrat memastikan bahwa Antara harus bertahan hidup (survive), dengan prioritas melakukan tiga hal, yakni, pertama pemberitaan dan edukasi, pendampingan, dan melaksanakan pola kerja yang baru.

Rakor bersama para kepala biro tersebut akan berkelanjutan.

Sementara rapat-rapat di Direktorat Pemberitaan, Direktorat Keuangan MSDM dan Umum, dan Direktorat Komersial dan Pengembangan Bisnis, juga sudah dilakukan melalui video conference.

(Hendi/Budi Setiawanto/Sekretariat Perusahaan)


Kategori Publikasi
Sub Kategori Artikel