Kawasan Indonesia Timur Kini Punya Galeri Foto Jurnalistik

Peminat foto jurnalistik, khususnya di wilayah Indonesia timur boleh lega. Mereka tidak perlu terbang jauh ke kawasan barat Indonesia untuk memuaskan dahaga akan foto-foto jurnalistik berkualitas. Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA) kini hadir di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kenapa Makassar? Tentu karena Kota Makassar sejak lama dikenal sebagai pintu gerbang Indonesia timur dan penghubung antara sejumlah kawasan di Asia Tenggara. Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin yang meresmikan pembukaan GFJA Makassar mengaku bangga atas hadirnya galeri foto pertama di kawasan Indonesia timur itu.

Kehadiran GFJA Makassar akan menjadi wadah bagi para fotografer, peminat fotografi, klien dan masyarakat umum yang ingin tampil dengan karya-karya terbaik karena galeri ini juga akan menjadi milik umum tanpa terkecuali.

Menurut Kepala Divisi Museum dan GFJA Perum LKBN ANTARA, Oscar Motuloh, hanya ada dua galeri foto di Indonesia, yaitu GFJA Jakarta yang sejak awalnya, menjadi galeri foto satu-satunya di Asia Tenggara. GFJA Jakarta yang telah lebih dulu ada, berada di Graha Bhakti ANTARA, sebuah gedung bersejarah di Jl. Antara no 59 tempat proklamasi kemerdekaan Indonesia disebarkan ke seluruh penjuru nusantara dan dunia.

Gedung Graha Bhakti dikenal sebagai lokasi pameran foto, terutama fotografi jurnalistik. Ada banyak karya-karya yang dilahirkan oleh fotografer dan karya-karya itu akan menjadi saksi dan sejarah bagi perkembangan bangsa ini karena visualisasi yang ditampilkannya merupakan realita hidup dengan berbagai macam dinamika kehidupannya," kata Oscar Motuloh dalam sambutan pembukaan GFJA Makassar beberapa waktu lalu.

Setiap tahun GFJA memiliki berbagai jenis tema pameran fotografi yang pastinya menarik perhatian berbagai kalangan untuk datang dan melihat. GFJA Jakarta tercatat telah menyelenggarakan lebih dari 100 pameran foto serta 300 acara lainnya yang berkaitan dengan fotografi.

Sejak awal pendiriannya, GFJA telah memperlihatkan konsistensi dan komitmennya untuk mempromosikan nama-nama baru selain dari nama-nama yang sudah dikenal di bidang fotografi. Galeri Foto Jurnalistik juga secara rutin memamerkan karya-karya fotografer internasional bekerja sama dengan pusat kebudayaan lainnya Selain menyediakan ruang untuk memamerkan karya-karya fotografi, GFJA juga sejak awal menargetkan menjadi tempat pembelajaran serta tempat berkumpulnya komunitas fotografi.

Komunitas yang di wadahi GFJA bermula dari 10 orang pada November 1994, kini telah berkembang menjadi lebih dari 1000 anggota yang berkumpul secara berkala saat diadakan kegiatan-kegiatan GFJA. Pada ulang tahun ke 76 tahun 2013 lalu, ANTARA membuka dan meresmikan GFJA di kota Makassar.

Galeri foto kedua Perum LKBN ANTARA di Makassar. GFJA Makassar akan menjadi wadah bagi para fotografer dan penikmat foto di Indonesia Timur. Kumpulan fotografi yang diangkat dalam sebuah tema "Cerita Rakyat" juga menggambarkan kondisi kekinian bangsa dengan berbagai macam dinamikanya.

Pameran foto perdana dari GFJA Makassar memamerkan karya terbaik dari 16 pewarta foto di Makassar, mengambil tema "Cerita Rakyat". Foto-foto yang dipamerkan memvisualisasikan bagaimana rakyat sebagai manusia yang bermukim disebuah kaawasan, menjadi perubahan di masa yang akan datang. Cerita tentang rakyat tidak akan habis dengan segala permasalahannya, tetapi dalam cerita itu ada banyak hal yang dapat memberi pemahaman yang sangat penting mengenai apa itu multikulturalisme.


Kategori Kegiatan