PENANDATANGANAN LOI UNTUK PROYEK PEMBUATAN MESIN DIESEL NASIONAL INDONESIA

PENANDATANGANAN  LOI UNTUK PROYEK PEMBUATAN MESIN DIESEL NASIONAL INDONESIA GUNA MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DALAM PEMBANGUNAN TOL LAUT.

 

 

Doosan Infracore (“Doosan”) baru saja menandatangani LoI dengan PT Boma Bisma Indra (Persero) (BBI), sebuah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang sebelumnya adalah Produsen Mesin Diesel di Indonesia, dan PT Equity Teknologi Manajemen (“Equitek”) sebuah Perusahaan Manajemen dan Konsultasi Indonesia. Program ini akan focus pada transfer teknologi dari Doosan Infracore (“Doosan”) kepada BBI dan perushaan pendukung lainnya, seperti : PINDAD, PAL, BARATA.

Ketiga perusahaan ini berniat membangun kembali  industri manufaktur mesin diesel di Indonesia dengan fokus untuk menggabungkan teknologi dan produksi massal mesin Doosan Infracore dengan memanfaatkan fasilitas produksi BBI dan kompetensi bisnis lokal. LoI ini akan menjadi  acuan bagi para pihak untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan tol laut. Para Pihak setuju untuk mengembangkan bisnis mesin diesel dari tahap sampai dengan 100% local kontendan pengembangan desain mesin diesel, melalui tahapan yang paling rasional dan paling cepat. Produk-produk  mesin diesel akan ditujukan untuk memenuhi pasar Indonesia

Pimpinan dari Doosan mengatakan, “Dengan mendirikan perusahaan ini kita akan dapat mengamankan salah satu konsumen terbesar dunia untuk mesin kapal laut, mesin pembangkit listrik, alat berat & mesin pertanian, untuk jangka panjang kita semua akan mendapatkan manfaat dari pembangunan mesin diesel di Indonesia . Lebih lanjut Dia mengatakan, "Perusahaan ini akan berfungsi sebagai pendorong  pertumbuhan bisnis mesin diesel kami dan menghasilkan keuntungan lebih tinggi di pasar negara berkembang seperti Indonesia".

Sedangkan CEO  BBI mengatakan, “Acara ini akan menjadi momen yang luar biasa bagi BBI dalam membangun bisnis mesin diesel kami kembali. Dengan membentuk kerjasama ini kami akan dapat mengoptimalkan fasilitas produksi kami dan mendukung program pemerintah untuk membangun infrastruktur kemaritiman”. Dia juga mengatakan, “Di masa depan kami berharap Doosan bersedia untuk membangun BBI sebagai basis produksi mereka untuk pasar mesin diesel  di Kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan dan juga untuk pasar negara berkembang lainnya”.

Selain itu, CEO Equitek mengatakan, “LoI ini akan menjadi tahap awal bagi negara kami untuk membangun kemampuan dalam industri penggerak utama dan akan mewujudkan impian pemerintah Indonesia dalam memperoleh teknologi mesin diesel. Kami percaya bahwa Doosan akan bersedia mendukung kami untuk mencapai hal ini ”.

Para pihak berkomitmen untuk mengembangkan mesin diesel dengan teknologi terbaru yang memenuhi  semua persyaratan dan sertifikasi yang berlaku di  Indonesia.

 

Surabaya, 23 Agustus 2018

PT Boma Bisma Indra (Persero)

Agus Hasanudin

Corporate Secretary


Kategori Berita