Tentang Perusahaan

PT Boma-Bisma-Indra (Persero)

Sejarah Perusahaan

PT Boma Bisma Indra (PT BBI) dibentuk pada Tahun 1971 dari 3 (tiga) perusahaan ex Belanda yaitu De Bromo NV (1865), De Industrie NV (1878) dan De Vulkaan (1918) yang telah dinasionalisasikan pada Tahun 1957 menjadi PN Boma, PN Bisma dan PN Indra, dibawah koordinasi Departemen Perindustrian.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1989, PT BBI ditetapkan sebagai salah satu industri strategis, dibawah koordinasi Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS). Pada Tahun 1998 Pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah No. 35/1998 dan Instruksi Presiden Nomor 15/1998 sehingga PT BBI mulai Tahun 1998 berubah status menjadi anak perusahaan PT Pakarya Industri (Persero). Selanjutnya Tahun 1999 terbit Keputusan Menteri Hukum dan Perundang – Undangan RI No. C-18.1884 HT 01.04 Tahun 1999 tanggal 17 Nopember 1999 mengenai pengesahan atas perubahan Anggaran Dasar PT Pakarya Industri (Persero) menjadi PT Bahana Pakarya Industri Strategis (Persero), sehingga PT BBI menjadi salah satu anak perusahaan PT BPIS (Persero).

Selanjutnya dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2002 tanggal 23 September 2002 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham PT Boma Bisma Indra dan pembubaran perusahaan PT Bahana Pakarya Industri Strategis (Persero) yang menetapkan Negara Republik Indonesia mengambil alih seluruh penyertaan modal PT BPIS pada PT BBI sehingga saham yang diambil alih menjadi Kekayaan Negara yang dikelola oleh Menteri Keuangan serta menghapus Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 1998, sehingga sejak saat itu PT Boma Bisma Indra menjadi PERSERO, dan dibawah koordinasi Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara.

Berdasarkan perubahan anggaran dasar PT BBI (Persero) yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, tanggal 23 Nopember 2001 No C-527.HT.03.02 Tahun 2001, maksud dan tujuan didirikannya PT Boma Bisma Indra (Persero) adalah untuk turut serta melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan serta Program Pemerintah di bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional pada umumnya, khususnya dalam bidang Industri Konversi Energi, Industri Permesinan, Sarana dan Prasarana Industri dan Agro Industri, Jasa dan Perdagangan, dengan menerapkan prinsip – prinsip Perseroan Terbatas.

Visi dan Misi Perusahaan

Visi :

Menjadi perusahaan sehat dan berdaya saing yang bergerak di bidang manufaktur peralatan industri dan manajemen proyek baik di kawasan domestik maupun regional.

Misi :

Sebagai masyarakat industri bertekat membangun kepercayaan dan kesejahteraan stakeholder.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

Berdasarkan Keputusan Menteri Negara BUMN No: SK-231/MBU/2013 tanggal 26 April 2013, dan Keputusan Menteri Negara BUMN No: SK-216/MBU/2013, tanggal 11 April 2013ditetapkan susunan Komisaris dan Direksi PT Boma Bisma Indra (Persero) sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1. Imam Haryono                  : Komisaris Utama

2. Priyo Suprobo                    : Komisaris

Direksi :

  1. Budiono                              :  Direktur Utama
  2. M. Mudhiq                           :  Direktur

Bidang Usaha :

Sesuai dengan ketentuan Perubahan Anggaran Dasar PT Boma Bisma Indra (Persero), maka kegiatan usaha yang dilakukan oleh PT Boma Bisma Indra (Persero) meliputi :

  1. Pembuatan motor diesel dan bensin, alat-alat pertanian, mesin mekanis dan peralatan pabrik, mesin dan peralatan listrik, alat angkut, alat konstruksi dan peralatan lainnya yang berkaitan dengan bidang energi dan migas.
  2. Pembuatan desain dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi baja, plat pengecoran logam dan konstruksi bangunan (baik kering maupun basah) yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.
  3. Jasa perakitan dan pemasangan (montage) dari barang-barang produksi sendiri maupun pihak lain.
  4. Jasa kerekayasaan meliputi penelitian, perencanaan desain dan konstruksi
  5. Jasa manajemen dan konsultansi pembangunan proyek.