ANTAM DAN KONSORSIUM WIKA-KHI BERSINERGI

Oleh Kementerian BUMN 10 Januari 2017 14:43:50 WIB Di Lihat : 17

Jakarta, 21 Desember 2016 – Dalam rangka mewujudkan komitmen percepatan pengembangan proyek hilir, PT ANTAM (Persero) Tbk dan Konsorsium PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Kawasaki Heavy Industries, Ltd. Menggelar penandatanganan kontrak kerjasama.

Disaksikan oleh Bagya Mulyanto Asisten Deputi Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media I Kementerian BUMN, Direktur Utama ANTAM, Teddy Badrujaman dan Bintang Perbowo Direktur Utama Wijaya Karya, serta Jajaran Kawasaki Heavy Industries, Ltd. Secara resmi penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Pengembangan ANTAM, Johan N.B Nababan, Direktur Operasi II WIKA, Bambang Pramujo, dan Mr. Eguma, KHI Associate Director di Kantor Kementerian BUMN, Rabu, Jakarta Pusat (21/12).

“Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim ini juga merupakan bagian dari strategi hilirisasi Perseroan untuk meningkatkan nilai tambah cadangan nikel melalui kegiatan pengolahan. Selain itu,keberadaan P3FH akan memberikan multiplier effect yang cukup besar terutama untuk pembangunan di wilayah Indonesia Timur,” ujar Teddy Badrujaman, Direktur Utama ANTAM.

Proyek P3FH merupakan salah satu proyek strategis ANTAM yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah potensi bijih nikel Perusahaan melalui kegiatan pengolahan bijih nikel menjadi feronikel. Memiliki kapasitas produksi 13.500 ton nikel dalam feronikel. Dengan target penyelesaian P3FH pada tahun 2018, lingkup pekerjaan Konsorsium pada proyek ini adalah pekerjaan design, engineering, procurement, construction, startup, testing and commissioning of the plant.
Konsorsium WIKA-KHI merupakan pemenang tender EPC P3FH berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang dilakukan oleh PT ANTAM (Persero) Tbk, dengan nilai kontrak sebesar Rp3,43 Triliun.

“Kami optimis proyek ini dapat berjalan dengan baik dan memenuhi target secara tepat waktu dan tepat mutu dengan kolaborasi para engineer muda dan berpengalaman,” pungkas Bintang Perbowo, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Selain P3FH, ANTAM juga telah menyelesaikan Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) di Pomalla, Sulawesi Tenggara. Hal itu ditandai dengan telah diselesaikannya PLTU Batubara berkapasitas 2 X 30 MW. Dengan selesainya PLTU Batubara tersebut, ANTAM tengah bersiap dalam penyelesaian P3FP secara keseluruhan. Selesainya PLTU Batubara menunjukan bahwa ekspansi produksi feronikel Perseroan tetap on track.

Bagya Mulyanto Asisten Deputi Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media I Kementerian BUMN mengatakan, Penandatanganan Kontrak ini merupakan salah satu Pencapaian Roadmap BUMN melalui Program-program strategis dalam roadmap BUMN yang dilakukan melalui Sinergi BUMN (S), Hilirisasi dan Kandungan Lokal (H), Pembangunan Ekonomi Daerah Terpadu (P), dan Kemandirian Keuangan dan Penciptaan Nilai (K).

“Selamat kepada ANTAM dan Konsorsium WIKA-KHI, ini merupakan pencapaian program-program yang sudah tertuang di dalam roadmap BUMN,” ujar Bagya Mulyanto dalam sambutan pembuka penandatanganan Kontrak Engineering, Procurement & Construction (EPC).

Biro Umum dan Humas

Kategori Berita KBUMN

Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn