Entitas WSKT Raup Dana Rp 5 Triliun Lewat RDPT

Oleh Kementerian BUMN 13 April 2018 11:05:57 WIB Di Lihat : 30

SIARAN PERS

Nomor: PR- 45/S.MBU.3.3/4/2018

Bagian Humas dan Protokol Gedung Kementerian BUMN Lantai 3

Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta 10110

Telepon (021) 29935678, Faksimile (021) 29935775

 

 

Kementerian BUMN Apresiasi Keberhasilan Entitas WSKT Raup Dana Rp 5 Triliun Lewat RDPT

 

JAKARTA, 12 April 2018 - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengapresiasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang sukses mengantarkan anak usahanya yakni PT Waskita Toll Road (WTR) memperoleh pendanaan senilai Rp 5 Triliun melalui penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) berbasis ekuitas. Lewat RDPT, WTR mendivestasikan sahamnya di tiga ruas tol Trans Jawa.

"Cara ini adalah salah satu cara melepas sebagian prosentase saham kepemilikan konsesi jalan tol kepada beberapa investor melalui konsep Reksadana. Dana yang diperoleh bisa digunakan oleh perusahaan untuk kembali membiayai proyek infrastruktur jalan tol lainnya," kata Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN Ahmad Bambang di Jakarta, Kamis (12/04/2018).

Menurutnya, mencari pendanaan melalui RDPT sangat cocok bagi perusahaan sekelas WTR yang banyak memiliki proyek infrastruktur jalan tol. Hal itu juga dinilai sebagai kreativitas perusahaan pelat merah dan anak usahanya dalam mencari sumber pendanaan. Sehingga bisa mendapatkan fresh money tanpa mempengaruhi covenant baik dari sisi Debt Equity Ratio maupun Debt Service Coverage Ratio. "Selain itu, diperolehnya dana segar dari RDPT tersebut menjadikan Waskita Karya melalui WTR dapat segera menyelesaikan ruas tol yang menjadi tanggung jawabnya sesuai rencana tanpa khawatir biaya investasi mengganggu keuangan induk perusahaan," ungkap Ahmad Bambang.

"Sebab kalau semua investasi dilakukan sendiri lewat pinjaman bank, maka dalam jangka pendek profit perusahaan akan tertekan oleh bunga, sementara jalan tol yang sudah dikerjakan belum beroperasi," imbuh dia.

RDPT ini diterbitkan oleh PT Danareksa Investment Management (DIM) sebagai Manajer Investasi dan PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) sebagai Bank Kustodian, dimana dalam transaksi ini Danareksa Sekuritas bertindak sebagai arranger. RDPT Ekuitas ini menggunakan underlying asset saham WTR di perusahaan investasinya yaitu PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR). Saat ini WTTR mengelola tiga ruas tol yaitu Kanji-Pejagan, Pejagan-Pemalang dan Pasuruan-Probolinggo dengan panjang ruas tol keseluruhan mencapai 123,8 km.

Direktur Utama WTR, Herwidiakto mengatakan bahwa penerbitan RDPT Ekuitas WTR ini merupakan langkah strategis dan sinergi positif dengan sesama BUMN untuk memperkuat pembangunan infrastruktur di Indonesia. "Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan para investor atas penerbitan produk RDPT Ekuitas ini. Hanya dalam dua bulan produk ini langsung terserap hingga Rp 5 Triliun, ini sungguh pencapaian yang luar biasa," kata Herwidiakto.

Dengan diperolehnya dana segar dari RDPT, Herwidiakto pun berjanji akan mempercepat penyelesaian sejumlah ruas tol di Jawa agar bisa dilalui saat mudik lebaran tahun 2018 nanti.

"Sesuai komitmen kami, jalur tol Transjawa sudah bisa digunakan secara operasional pada mudik lebaran tahun ini. Sebagian dana hasil RDPT Ekuitas akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan sejumlah ruas tol Transjawa," tutupnya.

 

***

 

Informasi lebih lanjut:

Ferry Andrianto

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol

Telp. 021-29935678 ext 1107

HP. 081213569399

Email: ferry.andrianto@bumn.go.id

Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Berita BUMN,Berita KBUMN
Resume Kinerja Tahun 2017
Kiprah BUMN Membangun Negeri
Profil BUMN Indonesia Tahun 2017
Renstra 2019

Social Media Bumn