Menteri Rini Ikut Panen Raya di Yogyakarta

Oleh Kementerian BUMN 8 Mei 2018 09:37:00 WIB Di Lihat : 30

SIARAN PERS

Nomor: PR-55/S.MBU.3.3/5/2018

Bagian Humas dan Protokol Gedung Kementerian BUMN Lantai 3

Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta 10110

Telepon (021) 29935678, Faksimile (021) 29935775

 

Dorong Stabilisasi Harga Pangan, Menteri Rini Ikut Panen Raya dan Serap Gabah di Yogyakarta

 

BANTUL, 5 Mei 2018 – Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milk Negara (BUMN) terus mendorong stabilisasi harga pangan dan perbaikan kesejahteraan petani. Kali ini, Menteri Rini mengikuti kegiatan panen raya dan serap gabah bersama para petani di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (5/5/2018).

Secara Simbolis, Menteri Rini mengikuti panen raya bersama 200 petani di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Imogiri Bantul, Kabupaten Bantul di atas luas lahan panen sebesar 21 hektare (ha) dengan penyerapan gabah sebanyak 210 ton. Para petani Kebonagung merupakan Kelompok Tani Ngudi Madya binaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/Bank BRI. Jenis padi yang ditanam merupakan jenis padi organik yang telah mendapatkan sertifikasi.

Setelah mengikuti kegiatan panen bersama, Menteri Rini juga menyaksikan acara “Serap Gabah” yaitu kegiatan pembelian gabah hasil panen petani. Program “Serap Gabah” ini mengutamakan pembelian gabah pada harga pasar untuk para petani yang telah menjadi debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI dan pemegang Kartu Tani BRI.

Sementara untuk pembeli hasil panen, Bank BRI bersinergi dengan PT Pertani (Persero) membeli gabah kering dengan harga ditetapkan sebesar Rp5.700,- per kilogram (kg) .

Menteri Rini menyatakan, pemerintah terus memberikan dukungannya bagi kesejahteraan petani melalui peran serta BUMN dalam program “Serap Gabah” yaitu kegiatan pembelian gabah langsung dari petani dengan tujuan menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

“Dengan begitu, petani bisa mendapatkan penghasilan yang cukup dan bisa menikmati hasil. Sehingga pada akhirnya bisa memberi kesejahteraan bagi petani dan keluarganya," kata Menteri Rini.

Bank BRI mencatat, sejak program tersebut dicanangkan pada 20 Maret 2018, sinergi BRI dengan BUMN Pangan telah menyerap gabah di Provinsi DIY Yogyakarta dan Jawa Tengah sebesar total 639 ton yang di peroleh dari Karanganyar sebesar 225 ton, dari Sragen sebanyak 168 ton, dari Klaten sebanyak 36 ton dan dari Bantul sebanyak 210 ton.

Untuk wilayah Bantul, petani di kawasan ini telah mendapatkan KUR BRI dengan rata-rata sebesar Rp 10,5 –12,5 juta/ha untuk budidaya tanaman padi.

Secara keseluruhan, Bank BRI telah menyalurkan KUR kepada petani padi pemilik Kartu Tani di Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan total plafon sebesar Rp 1,6 triliun.

Selain mendapat jaminan dalam penyerapan hasil panen, petani juga mendapat jaminan melalui asuransi lahan dan asuransi kecelakaan kepada petani.

*


Informasi lebih lanjut:

Ferry Andrianto

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol

Telp. 021-29935678 ext 1107

HP. 081213569399

Email: ferry.andrianto@bumn.go.id

Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Berita KBUMN
Kiprah BUMN Membangun Negeri
Profil BUMN Indonesia Tahun 2017
Prescon SMT I 2017
Renstra 2019

Social Media Bumn