Nurtanio : Karya Anak Bangsa Hadir Untuk Negeri

Oleh Kementerian BUMN 10 Nopember 2017 15:01:28 WIB Di Lihat : 11

Jakarta, 10 November 2017 - Bertepatan dengan Hari Pahlawan, nama “Nurtanio” secara resmi disematkan oleh Presiden RI Joko Widodo untuk purwarupa pesawat N219 karya anak bangsa hasil kerjasama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di Base Ops, Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Hadir menyaksikan peresmian tersebut Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menteri Riset Teknologi dan Dikti Mohamad Nasir, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Fadjar Prasetyo, Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, dan Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro beserta seluruh jajaran direksi dan dewan komisaris PTDI serta sejumlah Direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri Rini mengungkapkan, nama Nurtanio disematkan Presiden untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo yang telah merintis pembuatan pesawat terbang di tanah air sejak tahun 1946.

“Nurtanio Pringgoadisuryo adalah salah seorang perintis berdirinya industri pesawat terbang di Indonesia yang bekerja di Biro Perencana Konstruksi Pesawat di lingkungan Tentara Republik Indonesia yang berkedudukan di Madiun. Biro ini adalah cikal bakal lahirnya industri dirgantara di Indonesia. Mengingat jasanya itu, sangat layak kiranya nama beliau diabadikan sebagai nama purwarupa pesawat N219,” terang Rini.

Pucuk pimpinan tertinggi di Kementerian BUMN ini melanjutkan, kehadiran pesawat N219 nantinya diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam mewujudkan konektivitas udara Indonesia.

“Pesawat N219 dapat menjadi solusi distribusi logistik nasional untuk mendukung program jembatan udara logistik kita. Berdampingan dengan tol laut dan infrastruktur darat, kehadiran pesawat N219 akan melengkapi sistem distribusi logistik nasional menjadi semakin terintegrasi, efektif dan efisien, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran pesawat ini merupakan implementasi BUMN Hadir Untuk Negeri dari PT DI,” kata Rini.

Sementara itu Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengatakan,  pesawat N219 dapat menjadi solusi untuk membuka aksesibilitas dan konektivitas wilayah terdepan, tertinggal dan terluar seperti di pegunungan Papua dan Papua Barat, sehingga program satu harga pemerintah dapat terwujud. “Pesawat N219 akan menggerakkan aktivitas masyarakat di wilayah Papua, sehingga aktivitas perekonomian dan mobilisasi warga diharapkan dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Pesawat N219 merupakan pesawat penumpang dengan kapasitas 19 orang dengan dua mesin turboprop yang mengacu kepada regulasi CASR Part 23. PTDI telah sukses melakukan uji terbang perdana pesawat N219 pada tanggal 16 Agustus 2017 lalu. Uji terbang dilakukan menggunakan purwarupa pesawat N219 selama 340 jam untuk mendapatkan type certificate (TC). Type certificate adalah sertifikasi kelaikan udara dari desain manufaktur pesawat. Sertifikat ini dikeluarkan oleh Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPP) Kementerian Perhubungan. Uji terbang ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pesawat N219 sebelum digunakan untuk melayani penerbangan.

Pesawat N219 ditargetkan dapat diproduksi massal pada akhir 2018 atau awal 2019. Di tahap awal produksi pesawat N219 ditargetkan mencapai 6 unit per tahun dan akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

Usai menyaksikan peresmian nama "Nurtanio" sebagai nama purwarupa pesawat N219, Menteri Rini menemui sejumlah veteran pejuang kemerdekaan yang secara khusus diundang dalam acara tersebut.

Di hadapan para veteran, Rini mengatakan momentum Hari Pahlawan dan semangat perjuangan veteran harus dapat dijadikan pendorong dan penyemangat bagi insan BUMN dalam mengimplementasikan BUMN Hadir untuk Negeri di seluruh aspek kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Mengingat veteran merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki jasa besar bagi kemerdekaan Indonesia, ia juga meminta BUMN untuk meneladani semangat pantang menyerah dan tanpa pamrih dari veteran pejuang kemerdekaan.

“Sebagai apresiasi dan bukti kehadiran BUMN bagi para veteran, sejak tahun 2015 BUMN secara berkesinambungan telah melaksanakan program Bedah Rumah Veteran serempak di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Hal ini tak lepas dari kepedulian BUMN terhadap jasa-jasa para veteran pejuang kemerdekaan republik ini.  Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya," tegas Rini.

Bedah Rumah Veteran merupakan implementasi BUMN Hadir untuk Negeri dalam mewujudkan rasa penghargaan BUMN pada veteran atas jasa-jasanya memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia. Melalui program ini, BUMN melakukan renovasi rumah veteran di 34 provinsi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, BUMN berkoordinasi dengan LVRI dan Zeni TNI setempat terkait dengan pemilihan rumah yang akan dibedah. Bantuan bedah rumah diberikan dalam bentuk natura yang pembangunannya dapat dilakukan bekerjasama dengan Zeni TNI dan TNI teritorial. BUMN juga siap melibatkan kontraktor jika proses renovasi rumah veteran menemui kendala. Rumah veteran diperbaiki dengan standar atap yang Iayak, Iantai keramik, MCK, pengecatan dinding, ventilasi yang Iayak, dapur, ruang tidur dan ruang tamu. Nilai bedah rumah sederhana tersebut kurang Iebih Rp40 juta per rumah.

Sepanjang tahun 2015, BUMN telah melakukan Bedah Rumah Veteran terhadap 990 rumah veteran di 34 provinsi di Indonesia. Angka itu kemudian meningkat signifikan menjadi 14.443 rumah pada tahun 2016. Sementara sampai dengan triwulan III tahun 2017, BUMN telah merealisasikan renovasi terhadap 376 rumah veteran, dari target sebanyak 1.644 rumah.

Humas Kementerian BUMN

Kategori Berita KBUMN
Sub Kategori Berita BUMN
Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn