PJT II Gelar Ngobrol Santai

Oleh Kementerian BUMN 10 Mei 2017 16:40:04 WIB Di Lihat : 123

Jakarta, 10 Mei 2017– Perum Jasa Tirta II atau PJT II menggelar Ngobrol Santai dengan para awak media di press room Kementerian BUMN. Acara ini merupakan perkenalan Dirut Jasa Tirta II, Djoko Saputro dan jajaran Direksi Perum Jasa Tirta II sekaligus  menyampaikan laporan kinerja terkait pengelolaan dan pemanfaatan air sebagai penopang dan penunjang pemerintah dalam mewujudkan ketahanan Pangan Nasional.

Sebanyak 15 awak media yang aktif di press room turut dalam kegiatan Ngobrol Santai. Kegiatan Ngobrol Santai merupakan bentuk apresiasi Perum Jasa Tirta II terhadap para awak media yang secara konsisten memberikan informasi mengenai Badan Usaha Milik Negara. Ngobrol Santai juga menjadi bagian dari upaya Perum Jasa Tirta II untuk memberikan pengetahuan dan pembekalan tentang Sejarah, Pengelolaan Sumber Daya Air, Pengusahaan Sumber Daya Air serta Kontribusi PJT II Untuk Negeri.

Selain perkenalan, para awak media juga menyampaikan ucapan terimakasih “terimakasih Bapak Djoko Saputro dan jajaran Direksi Perum Jasa Tirta II serta Humas Kementerian BUMN atas terselenggaranya kegiatan ini, kami sangat senang” ujar Dhanu salah satu awak media yang didaulat sebagai ketua Forum Wartawan BUMN.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Jasa Tirta II, Djoko Saputro menyampaikan, PJT II saat ini sedang giat melakukan pengembangan usahanya, dengan memanfaatkan potensi Sumber Daya Air yang terdapat di wilayah kerjanya sesuai dengan Visi Perusahaan untuk menjadi Perusahaan pengelola sumber daya air terkemuka di Asia.

“PJT II memiliki tugas utama melakukan pengelolaan sumber daya air yang meliputi kegiatan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana irigasi, konservasi, monitoring dan evaluasi, penyediaan air untuk irigasi di wilayah Sungai Citarum dan sebagian Sungai Ciliwung Cisadane dengan Prinsip pengelolaan perusahaan, yang bertujuan untuk menunjang ketahanan pangan,” jelas Djoko Saputro.

Saat ditanya oleh para awak media mengenai proyek berskala Nasional yang sedang di rencanakan saat ini, Dirut Jasa Tirta II, Djoko Saputro menjelaskan bahwa sebagai sebuah perusahaan, PJT II juga wajib untuk memupuk keuntungan dari usaha-usaha yang memanfaatkan sumber daya air yang berada di wilayah kerja PJT II.

“Pengembangan pengusahaan,  di bidang Air Minum, akan dilakukan pembangunan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Regional Jatiluhur untuk kebutuhan air minum di DKI Jakarta, Kabupaten/Kota Bekasi serta Kabupaten Karawang dan Pembangunan SPAM lokal untuk kebutuhan air di Kabupaten/Kota Purwakarta, Karawang, Subang Bekasi dan Bogor. Di bidang Energi Baru Terbarukan, akan dilakukan pembangunan PUMP Storage Power Plant dengan memanfaatkan Bendungan kaskade yang berada di Wilayah Sungai Citarum untuk memikul kebutuhan Beban Puncak Jawa-Bali dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di area perairan waduk Ir. H, Djuanda serta perluasan wilayah kerja, kebeberapa Wilayah sungai lain yang belum ada perusahaan pengelolanya,” tutur Djoko.

Pada tahun 2016, laba bersih tahun berjalan yang dicapai oleh PJT II sebesar 170.645,63 juta, naik sebesar 212,52% dibandingkan dengan tahun 2015. Sedangkan Total penghasilan komprehensif tahun berjalan mencapai 175.359,17 juta dan bila dibandingkan dengan tahun 2015 naik sebesar 551,57%.

Djoko Saputro melanjutkan, “sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Pemerintah. Perum Jasa Tirta II memberikan kontribusi yang besar dalam ketahanan pangan, yaitu sebagai penyedia air baku untuk kebutuhan irigrasi di sebagian  wilayah Jawa Barat antara lain Daerah Subang, Purwakarta, Karawang dan Bekasi. Dimana air baku tersebut diberikan secara gratis untuk pertanian seluas 223.090 ha pada Daerah Irigasi Jatiluhur (Utara) dan 50.727 ha Daerah Irigasi Jatiluhur Selatan melalui saluran irigasi yang dikelola oleh PJT II, di bidang energi, PJT II turut berkontribusi memasok kebutuhan energi listrik di wilayah Jawa Barat melalui jaringan interkoneksi Jawa-Bali,” tambahnya.

Terkait dengan pengelolaan sumber daya air, Dirut Jasa Tirta II, Djoko Saputro mengatakan PJT II berkomitmen untuk melakukan kegiatan operasi dan pemeliharaan bagi sarana dan prasarana pengairan untuk menjaga stabilitas pasokan air untuk kebutuhan air irigasi di wilayah kerja PJT II.

“Selain itu, PJT II juga melakukan kegiatan konservasi seperti penanaman pohon dan pengendalian daya rusak yang bertujuan untuk menjaga kontinuitas dan kuantitas sumber daya air  di daerah aliran sungai.  Selain itu, PJT II melakukan  monitoring dan evaluasi untuk menerapkan sumber daya air secara terpadu dimana semua biaya untuk pengelolaan Sumber Daya Air tersebut, sepenuhnya ditanggung melalui anggaran Perusahaan yang diperoleh dari pengusahaan Sumber Daya Air yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta II, tanpa menggunakan APBN,” ujar Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Djoko Saputro sebelum menutup kegiatan Ngobrol Santai.

Humas

 

 

Kategori Berita KBUMN
Sub Kategori Berita BUMN
Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn