PLN Menerangi Desa Papua-Maluku

Oleh Kementerian BUMN 18 Mei 2017 13:30:14 WIB Di Lihat : 30

PLN berupaya melakukan percepatan pembangunan listrik di desa Papua-Maluku sebagai tindaklanjut dari amanah Presiden Joko Widodo yang disampaikan dalam sambutan acara Peresmian Listrik Desa dan groundbreaking PLTMG MPP 50 MW di Papua pada 9 Mei 2017. Dalam amanahnya Presiden Republik Indonesia menyatakan bahwa pembangunan listrik desa sangat penting untuk membuka kesempatan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Saat ini, rasio elektrifikasi di Papua sekitar 45% dan Papua Barat 76%. Sedangkan rasio elektrifikasi di Provinsi Maluku sebesar 77,44% dan di Provinsi Maluku Utara 76,26%. Dibandingkan dengan Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat, rasio elektrifikasi di Papua jauh lebih rendah.

PLN melalui program elektrifikasi desa Papua-Maluku menargetkan tambahan 1.808 desa berlistrik baru dalam tiga tahun kedepan. Selain menghadirkan listrik di wilayah tersebut, program ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar

“Hingga tiga tahun kedepan PLN berencana untuk melistriki 1.273 desa Papua-Papua Barat dan 535 desa Maluku-Maluku Utara. Jumlah ini meningkat hingga 500% jika dibandingkan tahun 2012-2016 dengan penyerapan tenaga kerja hingga 12.000 orang selama pembangunan dan 3.600 orang untuk tenaga pengoperasian.” Ujar Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati.

Dalam pelaksanaannya di tahun 2017 ini pembangunan listrik di Papua-Papua Barat akan membutuhkan investasi sebesar Rp1.816 miliar. Sementara untuk Maluku-Maluku Barat akan menyerap anggaran sebesar Rp721 Miliar.

Sedangkan untuk tantangan terbesar dalam melistriki desa terutama Maluku-Papua adalah keterbatasan ketersediaan dan akurasi data, kondisi geografis medan dan keterbatasan sarana transportasi.

"Kami harus membawa meterial ke gunung dan pulau kecil, mendirikan tiang di atas pulau karang, belum lagi cuaca ekstrim yang sering terjadi, menjadi tantangan tersendiri dalam proyek ini," pungkas Nicke kemudian.

Kategori Berita KBUMN

Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn