Pertamina Akan Realisasikan BBM Satu Harga

Oleh Kementerian BUMN 17 Juli 2017 15:01:50 WIB Di Lihat : 39

PT Pertamina sejalan dengan semangat Hadir untuk Negeri terus berupaya untuk menjalankan program BBM Satu Harga. Rencananya, perusahaan milik negara ini akan segera merealisasikan program tersebut di 25 lokasi. Hal tersebut didukung dengan akan beroperasinya kembali lembaga penyalur pendukung pelaksanaan program BBM Satu Harga di empat lokasi pada bulan Juli ini. Keempat titik tersebut meliputi Halmahera Selatan, Maluku Utara, Pulau Kabaruan, dan Pulau Karakelang, di Sulawesi Utara, dan Seram Bagian Barat, Maluku.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito hingga akhir Juni lalu realisasi pengoperasian lembaga penyalur BBM Satu Harga di seluruh Indonesia telah mencapai 21 titik di daerah-daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal atau 3T dari 54 titik target pelaksanaan program Indonesia Satu Harga tahun ini.

"Program BBM Satu Harga yang dicanangkan pemerintah terus kami dukung dan laksanakan termasuk pengoperasian empat titik baru pada bulan ini. Dengan beroperasinya lembaga penyalur di empat titik ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat karena selama ini BBM dibeli dari pengecer antara Rp15.000 hingga Rp25.000 per liter menjadi hanya Rp6.450 per liter untuk premium dan Rp5.150 per liter untuk solar," jelas Adiatma dalam keterangan resminya, Minggu 16 Juli 2017.

Selain itu Adiatma juga mengungkapkan bahwa proses pemetaan hingga terealisasinya BBM Satu Harga di suatu wilayah memang memerlukan waktu. Sebab, Pertamina perlu survei transportasi BBM, gandeng investor lokal, pembangunan inftrastruktur hingga akhirnya lembaga penyalur berupa APMS (Agen Premium Minyak dan Solar) di wilayah yang menjadi sasaran BBM Satu Harga beroperasi.

Seperti diketahui, dalam roadmap BBM Satu Harga, pemerintah menargetkan pengoperasian 150 lembaga penyalur hingga 2019, masing-masing 54 titik pada 2017, 50 titik 2018, dan 46 titik pada 2019. Estimasi penyaluran BBM di daerah-daerah target program BBM Satu Harga akan mencapai sekitar 215 ribu kilo liter pada 2017 dan menjadi 580 ribu kilo liter pada 2019.               

Kategori Berita KBUMN
Sub Kategori Berita BUMN
Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn