Sembako Turun Harga di Papua

Oleh Kementerian BUMN 11 Oktober 2017 10:18:03 WIB Di Lihat : 32

Sinergi BUMN Hadir untuk Negeri kembali membuktikan komitmennya dalam mewujudkan keadilan sosial dan pengentasan kemiskinan terutama di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T). Sebagai lanjutan Program Semen Turun Harga di Puncak Jaya, Papua yang telah diluncurkan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno pada tanggal 22 Agustus 2017 yang lalu, kali ini PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) berhasil menurunkan harga Sembako di Puncak Jaya. PT PPI melakukan efisiensi cost distribusi melalui perubahan rantai pasok sembako yang semula melalui jalur Surabaya - Jayapura (dengan ekspedisi laut) - Puncak Jaya (dengan pesawat cargo) menjadi melalui jalur Surabaya - Timika (via Tol Laut yang dioperasikan oleh PT Pelni/Temas) - Wamena (dengan pesawat cargo yang dioperasikan oleh Hercules) - Puncak Jaya (dengan truck kapasitas 5 ton/ritase) yang kemudian didistribusikan ke pasar, toko-toko dan unit PT Pos Puncak Jaya. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PPI Agus Andiyani dalam acara Bincang Santai  Sembako Turun Harga di Papua dengan media di Gedung Kementerian BUMN Selasa, 10 Oktober 2017.

Melalui kerjasama PT PPI, PT Pelni dan PT Pos Indonesia ini, harga jual Sembako di Puncak Jaya dapat diturunkan sebesar 25% dibawah harga pasar. Harga jual gula yang semula Rp29.000/kg menjadi Rp21.750/kg, harga jual minyak goreng yang awalnya Rp31.000/kg menjadi Rp23.250/kg dan harga jual tepung terigu yang semula Rp24.000/kg menjadi Rp18.000/kg.

Staf Khusus Menteri BUMN Devy Suradji menyampaikan bahwa penurunan harga Sembako di Puncak Jaya tidak akan berhasil apabila BUMN kerja sendiri-sendiri, diharapkan kedepannya BUMN lain dapat bergabung untuk bersama-sama dapat berkontribusi dalam program ini.

Kategori Berita KBUMN

Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn