Surveyor Indonesia Serang Pasar Dengan 4 Sektor

Oleh Kementerian BUMN 7 Nopember 2017 16:21:01 WIB Di Lihat : 47

Jakarta - PT Surveyor Indonesia (Persero) kian mantap mencapai visi sebagai perusahaan independent assurance. Pengalaman Surveyor Indonesia melayani pasar jasa tersebut selama ini menjadi kekuatan utama yang didukung oleh sumber daya manusia yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan. Hal tersebut disampaikan oleh M Arif Zainuddin Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) atau PTSI saat membuka kegiatan Bincang Santai dengan Forum Wartawan BUMN dan Awak Media Lainnya di Pressroom Kementerian BUMN, Selasa (07/11).

Melalui pengalaman di berbagai bidang, Surveyor Indonesia telah membangun pengetahuan luas dalam proses bisnis yang membuat PTSI mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan khusus dari pengguna jasa. Salah satunya adalah Layanan independent assurance yang berfokus pada empat sektor yaitu Penguatan Institusi Kelembagaan, Infrastruktur, Mineral dan Batubara, Migas dan Sistem Pembangkit. Untuk melaksanakan kegiatan Independent Assurance, PTSI diakreditasi ISO 17020 dan ISO 17025 untuk kegiatan Inspeksi dan pengujian laboratorium. Sistem manajemen PTSI  sendiri  sudah memenuhi persyaratan ISO 9001 dan OHSAS 18001 serta SMK3 yang didukung tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu serta dukungan kerjasama dari berbagai Lembaga Nasional dan Internasional. Di samping itu PTSI  terus melakukan inovasi jasa-jasa baru dengan dukungan teknologi sehingga memberi nilai tambah kepada pelanggan. Jasa-jasa inovatif ini mempunyai manfaat yang sesuai dan memberi kontribusi yang strategis bagi kepentingan nasional dalam jangka panjang.

PT Surveyor Indonesia berkantor pusat di Jakarta dan memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia yang menyediakan layanan baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Untuk memastikan penyajian jasa yang optimal, jaringan internasional kami didukung oleh sejumlah mitra kerja dari seluruh dunia yang memiliki reputasi internasional di bidangnya masing-masing.

PT Surveyor Indonesia menjadi mitra strategis bagi pemerintah, swasta dan partner kerja perusahaan lainnya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya dan produk dalam negeri pada bidang infrastruktur, kemaritiman, energi dan ketahanan pangan. “Mitra tidak hanya sebatas pelanggan ketika bekerjasama , tetapi sebagai rekan bisnis berkelanjutan dalam hubungan jangka panjang,” ujar Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, M. Arif Zainuddin.

Empat Sektor Andalan

Sektor Penguatan Institusi dan Kelembagaan

Lingkup Pekerjaan sektor ini adalah Verifikasi, Inspeksi, Konsultasi, Survey di bidang  Lingkungan, Pengawasan Ekspor  dan Impor untuk perlindungan kualitas produk dalam negeri, Perlindungan konsumen, Peningkatan daya saing produk dalam negeri di berbagai institusi dan kelembagaan (Perindustrian, Perdagangan, Kesehatan, Perhubungan, Kelauatan dan Perikanan), pekerjaan umum, ketenagakerjaan, obat dan makanan serta investasi dan kerja sama luar negeri.

Di tahun 2017, sektor ini diperkirakan membukukan pendapatan sebesar 209,5 M dan laba 45,5 M dengan Margin 21,8%. Sedangkan target pendapatan di 2018 adalah sebesar 243,8 M naik sebesar 16% dengan target laba 42,7 M. Produk-produk unggulan  yang mendukung program Pemerintah antara lain: Restrukturisasi mesin produksi, Pengawasan produk impor, Konsultasi aktifitas ekspor, Pendampingan investasi, dan Pengawasan Perlindungan lingkungan.

"Ke depan kami akan mengembangkan layanan seperti penyedia data (survey dan pemetaan) dalam program One Map Policy, Mendukung program Digital Ekonomi (E-commerce) dengan melakukan pemetaan poduk dalam negeri dan pasar Ekspor Impor, Mendukung penguatan Produk dalam negeri (Ketahanan Industri Dalam Negeri), Penyedia data kemampuan Industri dalam negeri, dan Penguatan kompetensi di Laboratorium Lingkungan.

Sektor Migas dan Sistim Pembangkit.

Tahun 2017 PTSI mengangarkan pendapatan sekitar 400 Milyar dari sektor ini. Sampai dengan akhir oktober, kontribusi dari sektor ini telah mencapai 70% dan diharapkan sampai akhir tahun dapat tercapai sesuai anggaran pendapatannya. Di tahun 2018 menargetkan kenaikan pendapatan 25 % dari anggaran tahun sebelumnya, karena sektor ini masih menjanjikan untuk di intensifikasi dan optimalisasi pasarnya 5 tahun ke depan.

Layanan di bagian  Upstream (Hulu) Migas antara lain QA/QC Supervison dan Maintanance Inspection serta turunan jasanya untuk memastikan bahwa peralatan operasi (Pipe Line, Presure Vesel, Boiler, Turbine  etc) yang digunakan untuk produksi migas layak operasi K3. Sedangkan di bagian DownStream (Hilir)  delivery jasanya antara lain pengawasan /Cargo monitoring (Loading /Unloading, Quality/Quantity), serta Custody Transfer yaitu proses memindahan produk migas dari shipper ke transporter atau dari Transporter ke customer.

Untuk Kegiatan Jasa di bidang Sistim Pembangkit, kami telah berkontribusi membantu Pemerintah melalui Sinergi BUMN dengan PLN untuk mewujudkan program percepatan pembangunan listrik 35000 MW, melalui jasa survey Soil Investigasi, Tapak Tower, QA/QC Supervision dan lainya. "Dalam melaksanakan kegiatan jasa tersebut kami didukung tenaga ahli yang kompeten yang telah mempunyai brevet sertifikasi baik nasional maupun internasional, serta didukung oleh teknologi peralatan yang advance," ujar Arif.

5 tahun kedepan PT Surveyor Indonesia akan mengembangkan produk jasa laboratorium pelumas untuk pengujian Fisika/Kimia dan unjuk kerja, serta laboratorium pengujian Ban dan Veleg, di samping hal tersebut juga mengembangkan Jasa EOR (Enhanced Oil Recovery) dan Isu Lingkungan di Sektor Migas.

Sektor Mineral Dan Batubara

Unit Bisnis Mineral dan Batubara dibentuk dalam rangka pengembangan bidang usaha PT Surveyor Indonesia sesuai dengan perkembangan dunia usaha sehingga target dan sasaran perusahaan dapat tercapai. Kami menyediakan layanan lengkap untuk industri mineral seperti tahap explorasi, tahap produksi, tahap pengangutan dan penjualan, serta layanan pelatihan seperti ISO 17025.

Tahun ini target pendapatan Rp 135 Milyar dan sampai akhir Oktober sudah berkontribusi mencapai 80%. Tahun 2018 sektor Mineral dan Batubara menargetkan kenaikan pendapatan 30% dari tahun sebelumnya karena sektor Mineral dan Batubara akan terus meningkat sampai 5 tahun ke depan.

Kegiatan Jasa yang di laksanakan meliputi sektor Hulu dan Hilir Mineral dan Batubara. Antara Lain : Hulu(Eksplorasi Tambang) seperti: Volumetrik Survey, Survey Eksplorasi Tambang, dan survey Geoteknik dan Geofisik, dan Reklamasi Tambang dan AMDAL. Untuk  Hilir (Operasi Produksi dan Perdagangan), layanan kami seperti: Laboratorium Mineral & Batubara, Pengawasan Produksi dari Hulu ke Hilir, serta Bias Test Batubara, Stockpile Management, Pemetaan Foto Udara.

Sektor Bisnis Infrastruktur

Tahun 2017 ini Sektor Infrastruktur menganggarkan pendapatan sebesar 176 milliar . Sementara Di tahun 2018 sektor Infrastruktur menargetkan kenaikan pendapatan sejumlah 11% dari target tahun 2017. Bidang jasa yang menjadi andalan sektor ini adalah verifikasi atas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi barang dan jasa dalam negeri.

PT Surveyor Indonesia selama ini ikut berperan aktif sebagai narasumber dalam membantu pemerintah membuat regulasi TKDN, disamping itu PT Surveyor Indonesia juga ditunjuk sebagai independent verifikator TKDN. Beberapa sektor industri yang sudah dimasuki dalam kegiatan Jasa verifikasi TKDN adalah industri migas melalui PTK 007, Industri manufaktur sebagaimana tertuang dalam permenperin No. 16 tahun 2011, industri telekomunikasi yang tertuang dalam permenperin No. 65 tahun 2016, dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dalam permenperin No. 54 tahun 2012.

"Tahun depan jasa verifikasi TKDN akan memperluas pasar seperti sektor industri infrastruktur di mana saat ini kami membantu kementerian PUPR sebagai narasumber dalam menyusun peraturan TKDN untuk kegiatan di sektor infrastruktur," tutur Arif.

Bidang jasa lain yang akan menjadi andalan Sektor bisnis Infrastruktur adalah jasa konsultansi kegiatan perencanaan dan pengawasan proyek. PT Surveyor Indonesia terlibat aktif dalam penggelaran kabel laut serat optik telekomunikasi yang menghubungkan seluruh wilayah di Indonesia. “Kami ditunjuk oleh pemerintah sebagai Konsultan Pengawas Independent untuk wilayah Barat (Palapa Ring Barat) dan wilayah Tengah (Palapa Ring Tengah) yang rencana konstruksi selesai tahun 2019,” papar Arif.

Selain itu, PT Surveyor Indonesia pun ikut dalam kegiatan pra konstruksi bandara dan kereta api cepat Jakarta - Bandung serta pengawasan pembangunan pelabuhan . Ke depan kami akan terus meningkatkan jasa layanan Verifikasi TKDN dengan memperluas pasar ke sektor industri lainnya seperti sektor industri transportasi darat, laut, kesehatan dan kegiatan pengadaan barang dan jasa di BUMN yang memiliki CAPEX dan OPEX besar. “Kami pun menggembangkan konsultansi perencanaan dan pengawasan proyek dengan sistem yang terintegrasi dengan Laboratorium uji bidang infrastruktur.”

KINERJA 2017

Pada tahun 2017, Pendapatan Usaha diprediksi mencapai Rp 1 Triliyun lebih atau meningkat sebesar 18,6% dibandingkan pencapaian tahun 2016. Untuk 2018 Pendapatan Usaha ditargetkanakan meningkat sebesar 20,0% atau mencapai Rp 1.208 milyar.

Laba Sebelum Pajak

Pada tahun 2017, Laba Sebelum Pajak diprediksi mencapai Rp 131milyar, atau meningkat sebesar 8,9% dibandingkan pencapaian tahun 2016. Tahun 2018, Laba Sebelum Pajak ditargetkan akan meningkat sebesar 21,2% atau mencapai Rp159 milyar.

Aset Perusahaan

Total Aset Perusahaan pada tahun 2017 diperkirakan mencapai Rp 1.243 milyar, atau meningka tsebesar 9,3% dari posisi tahun 2016. Di Tahun 2018, total Aset Perusahaan ditargetkan meningkat sebesar 8,7% atau sebesar Rp 1.352 milyar

Investasi/Capex

Total Investasi pada tahun 2017 diperkirakan mencapai Rp.90 milyar, atau meningkat sebesar 19,1% dari posisi tahun 2016. Di Tahun 2018, total Investasi ditargetkan meningkat sebesar 3,6% atau sebesar Rp. 94 milyar

Kinerja Kesehatan

Pada tahun 2017, Kinerja Kesehatan Perusahaan sesuai dengan KEP-100/MBU/2002 mencapai skor 86,0 dengan kategori “AA” dan Tingkat Kesehatan “Sehat”. Terdapat peningkatan dibandingkan dengan kinerja tahun 2016 yang mencapai skor 85,5 dengan kategori “AA” dan Tingkat Kesehatan “Sehat”. Di tahun 2018, Kinerja Kesahatan Perusahaan ditarget lebih meningkat lagi sehingga mencapai skor 89,5 dengan kategori “AA” dan Tingkat Kesehatan “Sehat”. 

Pengembangan Bisnis

Ke depan, PT Surveyor Indonesia akan mengembangkan empat sektor untuk meningkatkan pendapatan. Dalam bidang Infrastruktur, kami akan mengembangkan jasa end to end di bidang infrastruktur untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur agar mencapai pertumbuhan ekonomi 6-7% per tahun pada 2015-2019, "Kami akan mengembangkan bisnis dengan kompetensi dan teknologi yang dapat mendukung pendapatan revenue yang lebih besar yaitu pengembangan jasa terintegrasi di area perkotaan, airport city, port city, kawasan pariwisata, industri dan ekonomi," papar Arif.

Untuk bidang lingkungan, kami akan mengembangkan bisnis sampai dengan pengelolaan limbah termasuk limbah B3 dan limbah non B3. Sementara itu untuk sektor energi, kami akan aktif dalam meningkatkan ketahanan energi nasional, "Kami tidak hanya melakukan kegiatan dalam perencanaan dan pelaksanaan konstruksi namun juga  mengembangkan sampai dengan pemeliharaan pembangkit Instalasi tenaga listrik yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional," ujarnya. Di samping itu, PT Surveyor Indonesia juga akan mengembangkan bisnis di bidang jasa penyediaan tenaga listrik.

Ke depan, PTSI  akan membangun Laboratorium Pengujian Pelumas dalam meningkatkan mutu terhadap komoditas kebutuhan konsumen. PT Surveyor Indonesia akan mengembangkan uji terkait mutu SNI pelumas di mana terdapat banyak varian pelumas yang beredar di pasaran.

Dalam mendukung kebijakan pemerintah sebagai perusahaan independent assurance, PT Surveyor Indonesia berperan aktif menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk mengembangkan kegiatan sebagai verifikator dan monitoring terhadap program-program pemerintah, seperti verifikator pembangunan smelter dan kegiatan sejenis lainnya.

Kunci sukses Surveyor Indonesia dalam menghadapi persaingan usaha adalah dengan kreativitas dalam menelurkan inovasi-inovasi, terutama dalam menyajikan pelayanan dan solusi total bagi para pengguna jasa. PT Surveyor Indonesia telah menyelesaikan perbaikan proses bisnis internalnya dengan otomasi sistem melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Melihat kinerja Surveyor Indonesia selama ini yang mengalami pertumbuhan kinerja keuangan yang cukup baik, menunjukkan bahwa PT Surveyor Indonesia merupakan BUMN yang sehat, strategis, dan dinamis. Diharapkan, dengan kondisi tersebut, PT Surveyor Indonesia dapat memantapkan diri sebagai perusahaan independent assurance nasional yang diakui dunia dalam memberikan solusi menyeluruh kepada pelanggan.

Turut hadir dalam Bincang Santai ini, Staf Khusus III Menteri BUMN Devy Suradji beserta Jajaran PT Surveyor Indonesia (Persero).

Humas Kementerian BUMN

Kategori Berita KBUMN
Sub Kategori Berita BUMN
Prescon SMT I 2017
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019
Peluang Investasi di Proyek BUMN
Renstra 2019

Social Media Bumn