Peresmian Purnapugar Candi Perwara Deret II No 35 Komplek Candi Prambanan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy hari ini Kamis 14 Desember 2017 melakukan Peresmian Purnapugar Candi Perwara Deret II No 35 Komplek Candi Prambanan dan Candi Bubrah.Candi Perwara Deret II Nomor 35 merupakan candi perwara yang terletak di gugusan sebelah utara halaman II.

Dalam sambutannya Mendikbud mengatakan " Hari ini kita menyaksikan dua candi yang sudah kita pugar. Dan masih ada ratusan candi lagi yang harus dipugar. Tentu saja ini adalah sebuah tantangan yang besar untuk kita. Ini adalah upaya kita untuk memulihkan kembali peninggalan karya -karya agung para leluhur kita."

"Dengan tanpa melihat apa latar belakang mereka dulu, bagaimanapun mereka adalah nenek moyang kita, yang telah mempersembahkan sebuah karya yang sangat agung dengan keyakinannya dan niatnya yang sangat luar biasa. Karena itu menjadi tanggung jawab kita semua unyuk merawat, menjaga, melindungi dan memulihkan kembali peninggalan - peninggalan itu. " tambah Mendikbud.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) Edy Setijono dalam sambutannya merasa bersyukur bisa berkumpul bersama menikmati mahakarya bangsa Indonesia.

" PT Taman Wisata Candi sebagai BUMN yang mendapat amanah dari pemerintah melalui Kepres No. 1 tahun 1992 terkait dengan pemanfaatan cagar budaya khususnya Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, merasa sangat berbahagia satu lagi perwara berhasil kita rekonstruksi menambah keindahan dan kesempurnaan dari Komplek Taman Wisata Candi Prambanan."kata Edy Setijono.

" Tugas kami adalah bagaimana cagar budaya ini dimanfaatkan secara maksimal terutama buat kebaikan dan buat pembelajaran generasi muda sekaligus juga bisa mengenalkan budaya bangsa kepada dunia internasional. Hari ini tepat 26 tahun Prambanan tercatat menjadi World Heritage List Unesco dan ini juga menjadi salah satu kebanggan bangsa Indonesia. Kami dari Taman Wisata Candi mennalankan suatu program untuk mengenalkan candi - candi terutama yang World Heritage List ke dunia internasioanl. Salah satu Program yanv sedang kita rintis adalah International World Heritage Twin Program. Kami sudah berkomunikasi dengan pengelola Macupicu dan mereka memiliki suatu ketertarikan yang sama untuk mensejajarkan World Heritage yang kita miliki dengan World Heritage yang ada di imternasional. Tahun ini kita juga berkomunikasi dengan pengelola Taj Mahal di India. Tahun 2018 - 2019 kita memiliki target Twin World Heritage 10 World Heritage yang ada di dunia." Tambah Edy Setijono

" Kita berharap melalui kolaborasi antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian BUMN proses rekonstruksi ini bisa lebih cepat lagi dan kita bisa melihat komplek Prambanan ini bisa lebih cepat terwujud seperti yang ada di dokumen pelestarian. Semoga dengan semakin banyaknya perwara yang bisa kita rekonstruksi lagi ini semakin mengokohkan kejayaan bangsa kita untuk kita kenalkan ke masyarakat internasional. " pungkas Edy Setijono


Kategori Berita