Gala Premier Film Kuambil Lagi Hatiku

Sejumlah pemain dan pendukung film Kuambil Lagi Hatiku menghadiri acara penayangan perdana film tersebut di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Rabu (13/3). Film tentang kisah cinta yang berlokasi syuting di dua negara, India dan Indoneisia tersebut mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan BUMN seperti Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Pertamina, Pelindo 3, Jasa Raharja, Wijaya Karya, Perusahaan Gas Negara, Bank Mandiri, Bank BTN, Patra Jasa, Pupuk Indonesia dan Garuda Indonesia.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Edy Setijono mengatakan bahwa lokasi Candi Borobudur mungkin dianggap sudah biasa. "Selama ini Candi Borobudur biasanya diabadikan dalam bentuk film dokumenter dan ini kali pertama dijadikan film komersil. Candi ini menjadi simbol budaya Indonesia dan sudah dikenal di seluruh dunia," kata Edy yang juga selaku Eksekutif Produser dalam acara konferensi pers gala perdana penayangan Kuambil Lagi Hatiku di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Rabu (13/3).

Edy mengatakan, pemilihan Borobudur cukup tepat karena menjadi salah satu destinasi wisata bagi turis lokal dan internasional. Borobudur juga sudah mengglobal dan menjadi salah satu dari beberapa tempat yang ditunjuk sebagai keajaiban dunia. Bagi Indonesia, Borobudur bukan hanya sekadar tempat saja tetapi juga simbol tentang budaya, serta nilai-nilai dalam kehidupan.

Ada juga alasan utama lainnya hingga terpilihnya Borobudur sebagai setting utama. Hal itu dipaparkan oelh Mohamad Abduh Aziz, Direktur Utama PFN. "Pertimbangannya sih praktis ya, karena waktu itu kita kerjasama dengan PT TWC. Waktu itu kita memang sedang memikirkan bagaimana seruan pak presiden untuk memperkuat 10 daerah tujuan wisata. Salah satunya Candi Borobudur" ucap Abduh di kesempatan yang sama.

Film ini mengangkat cerita tentang Sinta, seorang gadis India keturunan yang tengah merencanakan pernikahan dengan Vikas. Namun menjelang pernikahannya, Widi, sang ibu mendadak kabur ke Indonesia. Sinta yang didesak untuk mempercepat pernikahannya, terpaksa mencari tahu keberadaan sang ibu.

Sinta kemudian teringat dengan sebuah kotak tua kenangan ibunya dan juga ayahnya yang telah meninggal. Ternyata di dalam kotak itu Sinta menemukan foto-foto lama kedua orang tuanya di Candi Borobudur. Sinta pun kemudian memutuskan untuk mencari ibunya ke Indonesia dan membawanya pulang. Dengan bermodalkan foto lama tersebut, Sinta mencari ibunya ke kampung halaman sang ibu di Desa Borobudur.

Film tersebut dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris papan atas tanah air. Antara lain yaitu Lala Karmela, Cut Mini, Dimas Aditya, Ria Irawan, Sahil Shah, Dian Sidik dan Ence Bagus. Film ini akan tayang diseluruh bioskop tanah air pada tanggal 21 Maret 2019 mendatang.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan