Libur Panjang, Candi Borobudur Hibur Wisatawan Dengan Kesenian Tradisional

Menyongsong agenda libur panjang yang jatuh pada minggu ini bertepatan dengan libur nasional Hari Pemilihan Calon Presiden dan juga Hari Wafatnya Isa Almasih, Candi Borobudur sebagai salah satu objek wisata yang popular di kalangan wisatawan nusantara maupun mancanegara telah menyiapkan berbagai hiburan. Sajian hiburan yang khas akan mewarnai hari-hari liburan pada minggu ini.

Candi Borobudur telah mempersiapkan pertunjukkan tradisional guna menghibur kalangan wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Seperti diketahui, terdapat tiga hari berturut-turut yang menjadi hari libur di minggu ini. Pada hari-hari tersebut, yaitu, Jumat sampai Minggu, PT TWC Unit Borobudur telah mempersiapkan hiburan istimewa.

Di hari Jumat, pentas kesenian akan menampilkan sajian music perkusi dari Panti Asuhan Brayat Al Fallah. Panti tersebut berasal dari dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang. Pesantren yang berada di sekitar kawasan Borobudur tersebut akan menyajikan pentas musik dengan alunan perkusi yang rancak dan penuh semangat.

Pada hari Sabtu, 20 April 2019, disajikan penampilan pentas kesenian Tari Rampak Gedruk yang berasal dari Temanggung, Jawa Tengah. Tari Rampak Gedruk Buto atau yang sering disebut sebagai Tari Rampak Buto, merupakan salah satu babak dari kesenian Jathilan, dengan penggunaan musik yang sama. Tarian ini berasal dari Kota Magelang dan berkembang di sejumlah daerah Jawa Tengah seperti Temanggung dan juga Semarang.

Tari Rampak Buto sendiri mempunyai makna yang filosofis. Dari tata rampak sendiri berasal dari Bahasa Indonesia, serempak, yang berarti gabung atau bersama. Kesenian tarian Rampak Buto merupakan wujud eksplorasi dan pernyataan para pelaku seni untuk melestarikan kesenian.

Tarian ini terinspirasi dari cerita perang Prabu Baka dan Babad Tanah Jawa. Tarian ini mengambil unsur garang dari kemarahan sang buto serta unsur keindahan seni tradisional dan iringan alat musik tradisional.

Sedangkan di hari Minggu, 21 April 2019 dipentaskan kesenian tradisional masyarakat sekitar di Candi Borobudur. Kesenian seperti Askrab Borobudur, kesenian Laskar Menoreh dari Gombong, Kembanglimus, Borobudur, serta Kesenian Turonggo Sakti dari Sangen, Candirejo, Borobudur di hadirkan ke hadapan wisatawan. Hal ini pastinya akan membuat wisatawan terhibur saat berkunjung ke Candi Borobudur.

Mari isi liburan panjangmu dengan berkunjung ke Candi Borobudur!


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan