Peserta SMN DIY Dikenalkan Dengan BUMN

Sebanyak 23 peserta Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 di Yogyakarta, diajak untuk mengenali Badan usaha Milik Negara (BUMN) sebelum mereka diberangkatkan ke Provinsi Riau untuk mengenali budaya setempat pada 13 Agustus 2019 nanti.

"Pengenalan BUMN ini penting agar para siswa peserta SMN menyadari bahwa BUMN memang telah hadir di berbagai aspek kehidupan mereka," kata CSR officer PT Pembangunan Perumahan (PP) Evi Sulfiany saat acara pembekalan SMN di kantor Disdikpora DIY, Selasa (30/7/2019).

Ada lima perusahaan BUMN penyelengggara SMN 2019 di DIY. Kelima BUMN itu ialah PT PP (Persero) Tbk, PT TWC (Persero), PT Bahana (Persero), PT KBI (Persero) dan PT Primissima (Persero).

Menurut Evi, siswa di Yogyakarta layak mengetahui PT PP yang merupakan BUMN yang bergerak di bidang perencanaan dan konstruksi. Berbagai proyek pembangunan seperti perhotelan, stadion, hingga bandara baru Yogyakarta tak lepas dari kiprah PT PP.

Senada dengan Evi, Senior Manager Corporate Secretary PT Bahana I Gede Suhendra mengatakan bahwa para siswa peserta SMN 2019 merupakan tulang punggung penerus SDM BUMN ke depan. Dengan demikian, wawasan itu perlu mereka ketahui sejak dini.

Keberadaan PT Bahana menurut dia, perlu diketahui oleh generasi muda yang ingin melangkah sebagai pengusaha karena perusahaan BUMN itu memang menyediakan faslitias pembiayaan bagi UKM.

Sementara itu, Asisten Manager PT TWC Ismiati menilai bahwa kehadiran situs-situs warisan budaya seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur dan Ratu Boko sudah tak asing bagi siswa di Yogyakarta. Namun demikian, menurutnya, para peserta juga perlu mengetahui bahwa pengelola pariwisata tiga destinasi itu adalah PT TWC.

Perwakilan PKBL PT Primissima Ruswandi juga mengenalkan kepada peserta SMN 2019 asal Yogyakarta bahwa penyediaan bahan baku industri batik di kota gudeg tak terlepas dari peran perusahaannya sebagai salah satu BUMN yang berperan aktif di bidang tekstil.

Perwakilan PKBL PT Kalina Legian menyadari bahwa perusahaan yang bergerak sebagai pelaksana kliring dan penjaminan penyelesaian atas transaksi yang terjadi di Jakarta Futures Exchange (JFX) ini tidak banyak diketahui siswa SMA/SMK.

Meski demikian,kata Kalina, para generasi muda itu akan mengetahui kiprah dari PT KBI saat mereka terjun di dunia pasar modal. "saat lulus SMA dan perguruan tinggi nantinya mereka juga bisa berkarier di PT KBI," kata dia.

Seperti diketahui, Program SMN 2019 di Yogyakarta akan memberangkatkan 20 siswa SMA/SMK dan 3 siswa berkebutuhan khusus dari iga SLB di DIY ke Riau pada 13 Agustus. Sebaliknya pada 14 agustus para peserta SMN asal Riau akan mengikuti kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri di Yogyakarta.

Salah satu siswa berkebutuhan khusus, Muarif Sobirin mengaku senang dan bersyukur bisa ikut serta dalam program BUMN ini. Bagi Muarif, berkunjung ke Riau akan menjadi pengalaman pertamanya yang sangat berharga.

Sumber: Antara


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan