Potensi Pariwisata Di Candi Sewu

Candi Sewu memiliki banyak keistimewaan, baik dalam segi arsitektur bangunan maupun nilai seni dan budaya yang terkandung di dalamnya. Semua keistimewaan yang dimiliki oleh Candi Sewu menjadi potensi pariwisata yang baik dalam meningkatkan kunjungan wisata.

Wisatawan yang berkunjung ke Candi Sewu khususnya wisatawan asing sangat tertarik dengan apa yang ada pada Candi Sewu, seperti adanya simulasi pemugaran candi yang membuat para wisatawan bisa belajar, sekaligus terjun langsung ke lapangan dalam melestarikan dan memugarkan candi.

Candi Sewu juga memiliki studio audio visual yang bertujuan agar para wisatawan yang berkunjung mengerti sejarah dari candi-candi yang ada di Jawa Tengah dan dijelaskan juga bagaimana awal mulanya candi bisa ditemukan hingga di pugarkan. Banyak potensi-potensi wisata yang ada pada Candi Sewu yang membuat meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun asing.

Didalam potensi Candi Sewu terdapat nilai-nilai berupa sejarah dan budaya. Adapun nilai budaya dan sejarah pada Candi Sewu terdiri dari pengetahuan sejarah perjalanan agama Budha, serta jenis arsitektur dan karakter/identitas dari budaya awal di pulau jawa.

Strategi-strategi dalam upaya memikat daya tarik wisatawan terus dilakukan oleh PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero). Berbagai cara digunakan dalam mempromosikan keberadaan Candi Sewu.

Beberapa cara antara lain adalah pemberian brosur yang berisi tentang denah lokasi Candi Sewu serta sejarah Candi Sewu, sosialisasi kepada sekolah-sekolah terhadap Paket Cinta Budaya di Candi Sewu, menyediakan fasilitas tambahan seperti mobil golf, kereta, Bus Tayo dan sepeda. Semua itu bertujuan agar para pengunjung kawasan wisata Prambanan juga mengunjungi kawasan wisata bersejarah Candi Sewu.

Tidak hanya itu, Candi Sewu juga memiliki simulasi pemugaran candi yang bertujuan agar pengunjung mengerti bagaimana cara pemugaran dan pelestarian candi, mulai dari penemuan, pemugaran dan pelestarian. Itu semua akan menambah pengetahuan dan wawasan pengunjung, aktivitas dan kegiatan pengunjung juga menjadi lebih menarik.

Sementara itu, General Manager Unit Candi Prambanan Aryono Hendro Malyanto mengatakan bahwa PT TWC telah banyak melakukan promosi terkait dengan keberadaan cagar budaya yang berada di kawasan Candi Prambanan, salah satunya Candi Sewu.

"Kita adakan pemasaran, seperti melalui Dinas Pariwisata dan juga pihak BPCB. Hal tersebut khususnya untuk menarik minat para pelajar, atau generasi milenial untuk belajar mencintai situs warisan sejarah bangsa." Terang Aryono.

Selain itu, Aryono menganggap bahwa keberadaan Candi Sewu terasa istimewa, karena wisatawan dapat melakukan beragam aktivitas dalam kunjungannya di tempat tersebut.

"Di Candi sewu sudah ada ruang audio visual, ada studio pemugaran Manjusigrha, itu sangat luar biasa. Jadi, jika ada siswa-siswa sekolah yang rekreasi ke Prambanan, kita arahkan kesana (Sewu-red) karena disana banyak yang bisa dipelajari dan bisa diambil pelajaran bahwa proses pemugaran tidak instans, tidak mudah, sehingga dapat memunculkan rasa kecintaan pada peninggalan warisan cagar budaya." tutupnya.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan