Program Pembekalan Bagi Karyawan Pra Purna Bakti

"Sehat dan Bugar disaat Pensiun"
Demikian salah satu materi yang disajikan pada acara pembekalan bagi karyawan Pra Purna Bakti.

Masa pensiun bagi sebagian karyawan dapat menjadikan sebuah hal yang menyenangkan maupun sebaliknya, mengapa demikian? Sejatinya tergantung dari Kesiapan dan persiapan Karyawan itu sendiri. PT. TWC Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) adalah BUMN yang sangat memperdulikan masa depan bagi karyawan yang akan memasuki pensiun.

Selama 4 hari, mulai tgl.29 April sampai dengan 2 Mei 2019 bertempat di Hotel savana Malang Jatim, 8 orang karyawan PT TWC yang akan memasuki masa pensiun diberikan pembekalan didampingi HRD.

Program masa persiapan pensiun biasanya membahas hal-hal penting apa saja yang harus diketahui oleh karyawan, untuk itu PT TWC bekerja sama dengan lembaga Training & Consulting "Indopurels" memberikan materi sekaligus kunjungan lapangan melihat langsung beberapa usaha yang dikelola oleh seorang wanita yang merupakan istri dari pensiunan PT Telkom dan dua pelaku usaha lainnya.

Melihat pentingnya perencanaan pensiun dihari pertama peserta diajak berdiskusi oleh Djanalis dan Imama Zuhro membahas tentang perencanaan dana hari tua dengan materi Komunikasi bisnis dan pengelolaan keuangn dengan baik dan benar agar tepat sasaran. Yudi Suharsono memberikan pencerahan bahwa kebiasaan terbentuk bertahun-tahun sebagai contoh peserta diminta menulis dengan tangan kanan setelah itu berganti tangan kiri hasilnya tentu berbeda Yudi mengatakan mindset dapat berubah jika kita mau.

Segar dan bugar adalah materi yang disampaikan oleh dr. Achdijat Agoes bahwa saat pensiun tidaklah harus menjadikan suatu hal yang ditakuti tetapi justru dimana merupakan kondisi ungkapan rasa syukur karena telah tiba saat lebih santai, tidak tergesa-gesa karena aktivitas selama masih bekerja. Dokter Agoes juga menjawab pertanyaan dari sisi medis secara lugas dan jelas sehingga peserta makin yakin bahwa tidak ada yang perlu ditakuti, duduk di rumput tanpa alas sebagai contoh, saya jamin akan memberikan nikmat demikian jelasnya.

Site visit dilakukan dihari kedua, peserta antusias melihat usaha Vigur organik yang dikelola ibu Titik Widayati "anda dapat mengkonsumsi terlebih dahulu apa yang ditanam, yang saya lakukan sebelum berhasil memasarkan kangkung, bayam adalah dengan menuai dan memasak apa yang saya tanam. Fuad - pelaku usaha Laundry membuat branding Sarjana Laundry dengan motto lebih cepat lebih bersih, pelanggannya suami istri pekerja, penghuni perumahan dana mahasiswa, tak tanggung-tanggung Fuad membeli mesin produksi US yang mampu beroperasi 24 jam, lakukan sekarang dan semesta mendukung demikian pesannya. Peserta kembali diajak melihat kegigihan Agus Prayuti yang menggeluti ternak ayam khusus ayam Kampung, bagi Agus ayam kampung tetap menjadi pilihan pelanggan, agus berpesan agar tetap Fokus karena usaha banyak macamnya.

Hari ketiga diisi oleh pegiat bisnis online asal medan, Sugianto ST, M.Kom melalui www.regobagus.com meraup profit dengan memproduksi barang dengan teknik ATM Amati Tiru Modifikasi, Sugi praktek langsung melalui google bisnis dan mengajak peserta regrestasi, Sugi membuka mata pesert bahwa peluang ada didepan mata. Juniardi mengakhiri pelatihan dengan materi Bisnis Plan, penjabarannya jelas bahwa perencanaan bisnis sangat penting, peserta diminta menulis 3 kolom berisi apa yang disenangi, ditindaklanjuti dan menjadi bisnis, Yudi pemilik beberapa perusahaan berpesan lakukan dengan perhitungan yang matang kemudian lakukan.

Akhirnya pembekalan ditutup oleh Djanalis Djanaid setelah kesan dan pesan disampaikan oleh Martana Eka Rahmadi dan Suprihatin Hartini dan pembacaan pantun oleh Bambang Sarwo Eddy.

Malang, Mei 2019.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan