Program Srawung Radio Taman Wisata Candi Ajak Komunitas Yoga Prambanan

Yoga merupakan salah satu kegiatan olahraga yang semakin digemari masyarakat. Olahraga yang berkonsentrasi pada olah rasa dan intuisi serta melatih elastisitas otot tubuh tersebut dipercaya dapat melumatkan kalori lebih besar daripada olahraga fisik lainnya.

Hal tersebut yang dibahas dalam program Srawung kali ini. Bertempat di Kantor Radio Taman Wisata Candi, program yang tayang tiap hari Sabtu pukul 10 tersebut, kali ini mengundang Komunitas Yoga Prambanan untuk bercerita tentang kegiatan yoga yang selama ini mereka lakukan.

Yoga (Aksara Dewanagari योग) dari bahasa Sanskerta (योग) berarti "penyatuan", yang bermakna "penyatuan dengan alam" atau "penyatuan dengan Sang Pencipta". Yoga merupakan salah satu dari enam ajaran dalam filsafat Hindu, yang menitikberatkan pada aktivitas meditasi atau tapa di mana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca indranya dan tubuhnya secara keseluruhan. Oleh karena itu, berlatih yoga harus dilakukan di tempat yang hening dan asri.

Lingkungan Candi Prambanan yang masih asri, tenang dan sejuk dapat menjadi objek yang tepat untuk melakukan meditasi dalam gerakan yoga. Hal ini yang dilirik oleh Komunitas Yoga Prambanan.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh salah satu anggota, Tentrem Lestari. Lestari menyampaikan bahwa latihan yoga di pelataran Candi Prambanan merupakan pengalaman yang sungguh menenangkan. "Suasananya kan masih asri disini, jadi kita lebih konsen dan lebih mendalami lagi teknik dan juga rasa saat beryoga itu sendiri." Terang perempuan yang baru mendalami yoga selama enam bulan ini.

Instruktur dari kelas yoga ini, Ketut Artana (46 tahun) mengatakan bahwa berlatih yoga dapat melenturkan sendi-sendi perototan yang berefek pada lancarnya peredaran darah, sehingga akan terhindar dari penyakit stroke.

"Berlatih yoga dapat menyuntikkan aura positif ke dalam tubuh yang berguna dalam menciptakan efek bahagia, sehingga tidak mudah jatuh stress." Terangnya.

Menurut pria yang akrab disapa dengan Ketut ini, suasana di Candi Prambanan amat mendukung terciptanya suasana yang nyaman untuk beryoga. "Suasana sangat mendukung untuk beryoga. Tamannya masih asri, banyak bunyi burung-burung dan udara yang masih bersih." Terangnya

Ketut juga mengajak masyarakat untuk ikut dalam komunitas yoga ini. "Dalam yoga, tidak hanya diajarkan berolah raga saja, tapi disini kita juga mengolah batin kita, sehingga kita dapat lebih tenang, lebih rileks dalam menghadapi setiap permasalahan hidup." Ujarnya

Komunitas ini sering mengadakan beragam kegiatan, seperti yoga kelas tertawa dan juga yoga memakai pakaian tradisional.

"Untuk tiga tertawa ini, jadi kita suruh para peserta tertawa lepas selama beberapa menit. Hal ini akan menumbuhkan pikiran yang positif dan juga efek ketenangan bagi tubuh. Kalau yoga dengan memakai baju tradisional, biasanya kita adakan mendekati Hari Kartini. Tahun ini, kita adakan kemarin Jumat disini." Ujar Ketut menutup pembicaraan.


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel,Kegiatan