Jaga Stabilitas Pangan, Ribuan RPK Bulog Tersebar di Solo Raya

SOLO, solotrust.com - Rumah Pangan Kita (RPK) diharapkan dapat menjadi kepanjangan tangan Perusahaan Umum (Perum) Badan Logistik dalam memenuhi kebutuhan komoditas pangan di masyarakat. Hal itu diungkap oleh Kepala Bulog Sub Divre 3 Surakarta, Mika Ramba Kendenan.

"RPK ini adalah Rumah Pangan Kita yang didesain untuk wilayah pemukiman sehingga dapat mengkaver di wilayah-wilayah di antara pemukiman, dimana para penghuni berjauhan dengan pasar atau grosir grosir besar," jelasnya pada solotrust.com, Senin (9/9/2019).

RPK adalah outlet penjualan pangan pokok milik masyarakat yang dibina oleh Bulog. Merupakan usaha kecil dengan tujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebagai jaringan distribusi pangan Bulog, RPK juga sebagai kegiatan stabilisasi harga dan pelayanan program-program pemerintah.

Kata Mika, RPK adalah mini market super minimalis yang hanya menyediakan kebutuhan yang sifatnya mendasar seperti beras, gula pasir, minyak, goreng, dan tepung terigu. Saat ini sesuai dengan kuota impor yang dimiliki, RPK juga menyediakan daging kerbau beku. Serta produk pelengkap seperti bakso daging.

Harga komoditas pangan di RPK ini telah diperhitungkan terjangkau untuk masyarakat di wilayah setempat. Beras premium dijual di harga Rp 9 ribuan - Rp 11 ribuan per kg, beras medium dijual sekitar Rp 8 ribuan per kg, gula pasir seharga Rp 11 ribuan per kg, minyak goreng sekitar Rp 11 ribuan per kg, tepung terigu di harga Rp 7 ribuan per kg, daging kerbau seharga Rp 70 ribuan per kg, dan bakso daging di harga Rp 26 ribuan - Rp 50 ribuan per kg.

"Untuk hal ini Perum Bulog tidak mengambil keuntungan yang berlebihan. Untuk menjamin masyarakat akan kebutuhan pangan agar dapat terlayani sehingga memudahkan masyarakat dalam mencari pangan. Ke depan supaya tidak terjadi kekurangan atau merupakan saluran perpanjangan tangan dari Bulog," paparnya.

Adapun jumlah RPK saat ini di wilayah kerja Solo Raya terdapat sekitar 3.132 unit. Untuk di wilayah Solo sendiri ada sekitar 1.300an unit RPK, di Boyolali ada 1.049 unit RPK, untuk Klaten ada 891 unit RPK, untuk Sukoharjo ada 107 unit RPK, wilayah Wonogiri ada 51 unit RPK, Karanganyar ada 595 unit RPK dan terakhir wilayah Sragen ada 109 unit RPK.

"Sasaran utama kami memang adalah di perumahan atau di wilayah wilayah yang masyarakatnya padat penduduk. Sehingga tidak perlu pergi keluar dari zona pemukiman tempat tinggal mereka untuk berbelanja dan jaraknya terjangkau dari rumah," tutup Mika. (Rum)

 


Kategori Berita