Humas BUMN Harus Siap Hadapi Masa Depan

Kongres & Munas FHBUMN 2019
Ratusan praktisi humas dari berbagai perusahaan BUMN pada tanggal 13-14 Maret 2018 berkumpul di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat. Kumpulan praktisi Humas yang diwadahi dalam Forum Humas BUMN (FH BUMN) ini tengah menggelar perhelatan akbar yakni Kongres dan Munas FHBUMN 2019.
Acara ini diikuti sedikitnya 300 peserta yang mewakili 143 perusahaan BUMN. Satu diantaranya adalah perusahaan BUMN penghasil bahan peledak PT DAHANA (Persero) yang mendelegasikan 3 orang perwakilannya yang dipimpin oleh Yuni Agus Setiawan, Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan DAHANA.
Kongres & Munas FHBUMN kali ini mengangkat tema The Future Of PR : Hadapi Tantangan Humas di Masa Depan. Dalam kesempatan ini, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN yang juga sebagai Majelis Pertimbangan Organisasi FHBUMN Hambra mengatakan FH BUMN harus siap menghadapi tantangan masa depan,diantaranya tantangan menghadapi  Revolusi Industri 4.0.
"Perbankan saja kalau tidak menyesuaikan (dengan Revolusi Industri 4.0) bisa lewat. Dan kami sadar betul bahwa tantang industri 4.0 ini, generasi muda kita yang harus kita persiapkan," kata Hambra seusai membuka Kongres dan Munas FH BUMN.
Hambra pun menuturkan salah satu bentuk kesiapan BUMN untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 ialah dengan gencar merekrut generasi milenial yang memiliki kemampuan terbaik di bidangnya. “Makanya hari ini, BUMN begitu intensif melibatkan para generasi milenial dalam program-program pengembangan untuk masyarakat karena kita sadar mereka yang akan menghadapi itu dan itu sudah kami persiapkan sejak sekarang," katanya.
Lebih lanjut Hambran pun manaruh harapan kepada FHBUMN harus mampu menjadi ujung tombak bagi kementerian BUMN dalam mempublikasian semua yang sudah dilakukan oleh BUMN. "FH BUMN ini bisa menjadi di menjadi corong bagi BUMN untuk bisa memublikasikan apa saja yang sudah dilakukan dan apa saja hal positif yang sudah dilakukan oleh BUMN," harapnya.
Ia juga mengatakan Forum Humas BUMN juga harus mampu memengaruhi opini publik melalui program dan strategi kehumasannya, agar terbangun pola pikir masyarakat bahwa BUMN hadir untuk negeri dan benar ada untuk masyarat.
Kongres dan Munas FHBUMN 2019 berbeda dari tahun – tahun sebelumnya karena menghadirkan nara sumber internasional, yaitu Catherine Arrow dari Global Alliance dan PR Institute of New Zealand (PRINZ), yang pada 2020 akan menjadi tuan rumah World PR Forum. Serta Prof. Anne Gregory, pakar Corporate Communications, dari Universitas Huddersfield, Inggris.
Pada Munas ini pun FHBUMN telah memilih Ketua Umum FHBUMN periode 2019-2021 yaitu Rohan Hafas, Sekretasis Perusahaan Bank Mandiri, menggantikan Ketua Sebelumnya Ahmad Reza. (SYA)


Kategori Berita