Selama Sepekan Belasan Karyawan DAHANA Dilatih Pasukan Khusus TNI AU

Ketika produksi terhenti, karena mesin produksi tengah mengalami perbaikan, belasan karyawannya tidak lantas diliburkan, moment perbaikan alat produksi ini pun  dijadikannya agenda untuk meng-upgrade kualitas diri karyawan dalam membangun karakter dalam sebuah pelatihan.

Ada 18 orang karyawan DAHANA yang bertugas di Unit pabrik Booster JO DAHANA-DAK (JODD)  diikutsertakan dalam sebuah pelatihan yang bernama Latihan Dasar Kepemimpinan (Latsarpim). Tidak tanggung-tanggung, belasan karyawan ini dilatih langsung oleh TNI AU di BATALYON  KOMANDO 461 PASKHAS KOMPI SENAPAN C, Kalijati, Subang.

Selama 6 hari, mereka seakan digodok di Kawah Candradimuka, mendapat gemblengan langsung dari para Instruktur yang merupakan TNI AU pasukan khusus PASKHAS KOMPI SENAPAN C. Widya Faradila Omegawati, Ketua Pelaksana Latsarpim JODD, mengutarakan pelatihan ini digelar dalam rangka mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkarakter.

”Pelatihan Latsarpim ini ditujukan untuk pembetukan karakter sekaligus pelatihan Safety Awareness. Karena mereka berkecimpung dengan bahan peledak level high explosives, maka diperlukan karyawan berkarakter, menjadi lebih disiplin, tanggung jawab, mampu bekerja dalam tim dan peduli keselamatan bersama,” papar Omega kepada Dfile.

Pelatihan yang diselenggarakan pada 16-21 Juli 2018 ini sangat menguji mental dan fisik. Setiap malam peserta hanya tidur di tenda. Pagi sebelum adzan Subuh berkumandang harus sudah siap dan rapih. Kegiatan  pelatihan tiada hentinya, mulai pagi sampai dengan malam, menguras tenaga.

Waktu begitu ketat, untuk sekedar istirahat makan snack atau makan berat waktu begitu sempit, tidak ada makan santai menikmati setiap menu tersaji, dalam hitungan menit bahkan detik semua makanan harus tertelan habis, tidak bersisa. Ketika badan letih, dan tersengat panas matahari, tiada kata mengeluh, semua materi dari instruktur berjalan terus, lambat saja merespon perintah, hukuman siap menanti.

Dalam sebuah pengantar pelatihan, Latsarpim ini secara umum merupakan latihan dalam rangka untuk membentuk sikap mental para karyawan agar memiliki Rasa Tanggung Jawab, Nilai Juang, Kebersamaan (Jiwa Korsa), Disiplin, Kepemimpinan dan Jiwa Nasionalisme.

Ada tiga sasaran yang ingin dicapai dalam Latsarpim Pertama JODD. Pertama; Agar para karyawan memiliki disiplin, kebersamaan, jiwa korsa, menjadi seorang karyawan yang bertanggung jawab serta dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Kedua; Mampu menunjukan kerjasama dan kekompakan setiap personel dalam hal yang positif dalam melaksanakan tugasnya di lapangan, dan Ketiga; Mampu menjalin komunikasi dengan baik antara atasan maupun bawahan sesuai koridor dengan benar.

Selain digodok dengan materi lapangan yang dibimbing langsung TNI, pada kesempatan ini peserta mendapat materi pelatihan tentang Safety Awareness dari Dr. Ir. Adrianus Pangaribuan seorang Praktisi Fire & Explosion Investigator . (SYA)


Kategori Berita