Siapkan Program DKM, Pengurus Al-Akhdhar Melakukan Studi Banding

Mengoptimalkan peranan pengurus DKM dalam memakmurkan masjid,  DKM Al-Akhdhar PT DAHANA (Persero) melakukan studi banding ke DKM Masjid yang berada dilingkungan BUMN di Bandung.  

Kunjungan ini dilakukan pada Jumat,  6 Juli 2018. Ada dua masjid yang dikunjungi oleh pengurus DKM Al-Akhdhar,  yang pertama yaitu Masjid Al-Aqsho, masjid yang berada dilingkungan perkantoran PT Len Industri. Di masjid ini, kedatangan DKM Al-Akhdhar disambut langsung oleh Nauzie Novryadin,  Ketua DKM Al-Aqsho bersama pengurus.

Pada kesempatan ini Nauzie mengungkapkan bahwa pihaknya baru pertama kalinya mendapat kunjungan dari DKM Masjid perusahaan BUMN. Hal ini menjadi harapannya kedepan,  semakin terjalinnya silaturahmi DKM BUMN lainnya.

"Baru kali ini DKM Al-Aqsho menerima kunjungan dari DKM BUMN lain dan berharap kedepannya silaturahim antar DKM BUMN akan terjalin," terang Nauzie dalam sambutannya.

Juli Jajuli, koordinator kunjungan mengungkapkan, kedatangannya ke DKM Al-Aqsho adalah untuk studi banding mengenai pengelolaan kemakmuran masjid.
"Kami ingin mengetahui mengenai struktur organisasi dan tata kelola pelaksanaan program-programnya, sehingga kita bisa belajar bagaimana menjalankan roda organisasi DKM," terang Juli.

Selesai melakukan studi banding di Masjid Len Industri, kunjungan dilanjutkan ke Masjid Habibburahman PT Dirgantara Indonesia (PT DI).  Masjid Habibburahman merupakan salah satu masjid yang terkenal dengan masjid yang setiap bulan suci ramadhan diminati jamaah itikaf, karena keunikannya memperbolehkan mendirikan tenda diarea pelataran masjid.

Di masjid ini,  pengurus DKM Al-Akhdhar sharing hal yang sama,  mengenai organisasi DKM, manajemen dan program kerjanya. Kepengurusan DKM Habibburahman terang pengurusnya dalam manajemennya persis dengan manajemen perusahaan.

"Pada dasarnya manajemen DKM Habibburahman persis seperti manajemen perusahaan dimana sebelum menjalankan program kerja tahunan maka akan dibahas terlebih dahulu Rencana Kerja dan Anggaran DKM sehingga kegiatan DKM dapat berjalan secara terencana, terukur dan ada rapat evaluasi setiap bulan untuk mengetahui progress dan kendala kegiatan, " papar  Nahludin, pengurus Masjid Habibburahman.

Kunjungan ini pun dilanjutkan dengan berkeliling untuk melihat sarana dan prasarana yang ada di Masjid Habibburahman.

Sebagai informasi,  kepengurusan periodesasi DKM Al-Akhdhar saat ini sudah berakhir,  dan kini tengah mempersiapkan kepengurusan baru. Studi banding ke dua masjid tersebut tidak lain adalah untuk mempesiapkan kepengurusan dan program DKM yang akan dibentuk.  (SYA)


Kategori Berita