BUMN Hadir Untuk Negeri di Bali Berikan Bantuan Alat Laboratorium

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Hutama Karya dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bersinergi menyerahkan bantuan fasilitas laboratorium ke-17 sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Bali. Menurut Nastiti Evia Lutfi selaku Deputy Director Asuransi Jasindo Indonesia, acara ini adalah rangkaian dari program BUMN hadir untuk negeri dan peran nyata BUMN sebagai agen pembangunan.

“Bantuan fasilitas laboratorium seperti komputer, printer serta kebutuhan sekolah ini guna mewujudkan kepedulian BUMN dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Bali. Harapannya bisa dipergunakan dalam rangka kegiatan belajar mengajar,” katanya saat penyerahan bantuan kepada masing-masing kepala SMK di Bali.

Deputi Direktur Jasindo didampingi Humas Hutama Karya, Akhmad Zulfikri serta Direktur Operasional ITDC, Ngurah Wirawan secara simbolis menyerahkan bantuan berbagai fasilitas laboratorium kepada 17 SMK di kabupaten Tabanan, Singaraja dan wilayah lainnya di Bali. Akhmad Zulfikri berharap dengan bantuan ini, bisa melahirkan SDM sekolah kejuruan yang berkualitas.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan melakukan seleksi untuk 17 putra Bali terbaik mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara yang akan dikirim ke Padang, Sumatera Barat. “Kami harapkan mereka bisa saling  mengenal antar provinsi,” ujarnya.

‎Akhmad Zulfikri Humas Hutama Karya kepadaKabar Dewatamengatakan bantuan berbagai fasilitas laboratorium ini sangat diperlukan dan diharapkan mampu menunjang kegiatan belajar siswa.

"Mudah-mudah dengan bantuan ini dapat memajukan sekolah kejuruan yang berkualitas dan berdaya saing,"ungkapnya.

Sementara itu, Dirut Operasional ITDC, Ngurah Wirawan, mengatakan bahwa pendidikan juga menjadi perhatian BUMN. “Kami merasa bantuan peralatan laboraturiom ini penting bagi SMK yang menerima dan program pertukaran pelajar ini juga penting, karena saya percaya dan saya yakin, mengingat saya sendiri adalah produk pertukaran pelajar,” katanya.

Ia percaya dengan adanya pertukaran pelajar ini, siswa bisa mempelajari budaya lain dan mempelajari khasanah kehidupan masyarakat lainnya.  Sehingga bisa memperkuat rasa persatuan bangsa. “Kami akan mengirim anak Bali ke Sumatera Barat dan kami akan menerima siswa dari Papua dan kami akan memberikan pencerahan kepada siswa-siswa yang dikirim ke Bali untuk bisa mempelahari budaya dan adat Bali, ya syukur mereka bisa menjadi agen perubahan di wilayahnya. Masa depan adalah anak-anak muda dan ini investasi masa depan bangsa,” imb‎uhnya.

Sumber : www.kabardewata.com 


Kategori Berita