Jokowi: Banyak Yang Ragukan Saya di Tol Trans Sumatera

Indah Mutiara Kami - detikfinance

Minggu, 10/01/2016 13:45 WIB

Jakarta -Upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggenjot pembangunan infrastruktur di Indonesia tak lepas dari pesimisme banyak kalangan. Bahkan sempat ada yang menilai beberapa kali agenda peletakan batu pertama atau groundbreaking hanyalah seremonial dan tidak akan berlanjut.

Jokowi mengalaminya saat groundbreaking Tol Trans Sumatera pada tahun lalu untuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Ada yang ragu, bahwa proyek ini tidak ada kelanjutannya.

"Banyak yang meragukan waktu saya groundbreaking jalan tol trans Sumatera, ada yang bisik-bisik, jangan-jangan ini hanya groundbreaking, tidak ada kelanjutannya, karena beberapa tahun lalu juga ada groundbreaking pak, katanya," terang Jokowi dalam pembukaan rapat kerja nasional PDI Perjuangan di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, minggu (10/1/2016).

Setelah setahun berjalan, ternyata pembangunan tidak berhenti. Ruas tol sepanjang 155 km tersebut terus dibangun dan saat ini perkembangan konstruksi fisiknya telah mencapai 0,48%. Pembangunan bergerak paralel dengan pembebasan lahan.

"Tetapi bisa dilihat setelah setahun ruas tol trans Sumatera sudah kelihatan seperti ini di Terbanggi besar. Nanti akan sambung terus dari Lampung ke Palembang hingga sampai ke Aceh. Ini membuktikan bahwa jalan ini sudah mulai dikerjakan," ujarnya.

Jokowi juga menyinggung soal ruas Medan-Binjai sepanjang 16,72 km. Pembangunan jalan tersebut terus berjalan dan saat ini perkembangan konstruksi fisiknya sudah mencapai 2,01%. Ruas ini ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2018.

"Medan - Binjai juga terus berjalan, tampak sudah terlihat di sini," papar Jokowi sembari memperlihatkan gambar kepada tamu yang datang.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengaku akan terus memantau setiap perkembangan dari proyek infrastruktur yang telah dibangun. Dana yang disediakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat besar, sehingga harus terealisasi dalam pembangunan.

"Anggaran infrastruktur memang kecepatannya luar biasa dibandingkan dua tahun lalu. Karena itu memang yang ingin dikejar, ketimpangan wilayah, baik dengan jalan pelabuhan dan bandara, airport dan berkaitan dengan bendungan dan lainnya," tukasnya.

 http://finance.detik.com/read/2016/01/10/132912/3114717/4/jokowi-banyak-yang-ragukan-saya-di-tol-trans-sumatera

 

 


Kategori Berita