Penandatanganan Perjanjian Pinjaman Pengusahaan Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya

PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (Persero) dan PT Hutama Karya (Persero) menandatangani perjanjian pemberian fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,24 Triliun dari PT SMI kepada PT HK, untuk pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera, ruas Palembang – Simpang Indralaya, yang memiliki  nilai proyek total sebesar Rp3,3 Triliun. Penandatanganan yang turut disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono, sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap percepatan pengembangan infrastruktur Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan sinergi seperti ini, sangat baik untuk terus dilakukan, karena sektor infrastruktur memang tidak dapat dikerjakan sendiri, kolaborasi mutlak dibutuhkan. Pembangunan ini akan membuka akses yang lebih baik bagi perekonomian kota-kota kecil di sekitar Palembang, sehingga mulai dari perdagangan, hingga pariwisata, sehingga diharapkan Sumatera Selatan bisa sangat progresif pertumbuhan ekonominya di tahun – tahun mendatang.

Kerjasama ini merupakan kali kedua antara PT SMI dan PT HK di tahun 2015, setelah pada Agustus 2015 lalu, juga diadakan penandatanganan pinjaman untuk proyek pembangunan Jalan Tol Medan - Binjai, sepanjang 16,6 km. “Hal ini merupakan bukti nyata peran katalis PT SMI terhadap pengembangan proyek – proyek infrastruktur nusantara. Selain itu pinjaman yang diberikan memiliki tenor yang panjang, yaitu 25 tahun, sehingga PT HK selaku debitur kami, lebih leluasa mengelola asetnya.” ujar Emma Sri Martini, Direktur Utama PT SMI.

Tol Palembang – Simpang Indralaya akan membentang sepanjang 22 km. Pengerjaan akan dibagi menjadi tiga seksi, yaitu:

1.      Seksi 1: Palembang – Pemulutan, sepanjang 7,1 km

2.      Seksi 2: Pemulutan – Kota Terpadu Mandiri (KTM), sepanjang 4,9 km; dan

3.      Seksi 3: KTM – Indralaya, sepanjang 9,9 km.

Seksi pertama ditargetkan akan selesai pada akhir 2016, sedangkan secara keseluruhan Jalan Tol Palembang – Simpang Indralaya akan beroperasi pada semester pertama 2017.

Pada kesempatan yang sama Direktur PT HK,  I Gusti  Ngurah Putra mengatakan “Kami sangat senang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk menyelesaikan proyek ini, terlebih dengan adanya kolaborasi bersama PT SMI, kami yakin proyek ini dapat berjalan sesuai rencana, dan menjadi poros perekonomian Palembang dan Simpang Indralaya, karena memang daerah ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang sangat potensial untuk dikembangkan” ujarnya

 


Kategori Berita