Bisnis Perusahaan

Bisnis Perusahaan

 

Bisnis Pengembangan Jalan Tol

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100 Tahun 2014 yang kemudian diperbarui menjadi Perpres Nomor 117 Tahun 2015, PT. Hutama Karya (Persero) resmi diberi amanah mengembangkan 2.770 kilometer jalan tol di Sumatera dengan prioritas 8 ruas pertama hingga tahun 2019 sepanjang 650 kilometer. Penugasan inilah yang kemudian menjadi momentum bagi Hutama Karya untuk mentransformasi dirinya menjadi perusahaan pengembang infrastruktur. Melalui penugasan ini pula-lah Hutama Karya kini memiliki satu lini bisnis tambahan yang utama yaitu Pengembang Jalan Tol.

Info lebih lanjut terkait pengembangan ruas Jalan Tol Trans-Sumatera dapat diakses di :

  1. Ruas Medan-Binjai
  2. Ruas Palembang-Simpang Indralaya
  3. Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar
  4. Ruas Pekanbaru-Dumai

 

Bisnis Pengusahaan Jalan Tol

Selain mengembangkan Jalan Tol Trans-Sumatera, Hutama Karya juga diamanahi oleh negara untuk menjadi pengelola Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR-S) dari pintu Pondok Pinang (20+000) hingga pintu Kampung Rambutan (32+400). Hal ini merupakan tindak-lanjut atas eksekusi putusan Mahkamah Agung Nomor 720 K/PID/2001 tgl 11 Oktober 2001 yang telah dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2016 lalu.

Saat ini, pengelola JORR-S masih diserahkan kepada PT. Jalantol Lingkarluar Jakarta (PT. JLJ). Untuk informasi jalan tol dan update terbaru terkait JORR-S dapat langsung menghubungi PT. JLJ di nomor 021-8223232, atau via media sosial Twitter di @HK_JORR_S dan/atau @hutamakarya.

 

Bisnis Konstruksi

Bisnis Konstruksi merupakan cikal bakal berdirinya PT. Hutama Karya (Persero). Sejak pendiriannya di tahun 1961 hingga hari ini, Hutama Karya tak pernah berhenti berkontribusi membangun bangsa melalui karya-karya konstruksinya yang inovatif dan bermutu tinggi. Hutama Karya memiliki 55 tahun pengalaman mengerjakan berbagai jenis pekerjaan konstruksi mulai dari jalan, jembatan, gedung, bendungan, bandara udara, hingga proyek pembangkit listrik. Informasi lebih lanjut silahkan klik di sini.

Dalam rangka memaksimalkan manfaat dari penugasan perusahaan di Jalan Tol Trans-Sumatera tersebut, sejak tahun 2015, Hutama Karya mendirikan anak usaha di bidang jasa konstruksi bernama PT. HK Infrastruktur yang saat ini berfokus dalam pembangunan fisik Jalan Tol Trans-Sumatera. Informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi situs resmi PT. HK Infrastruktur di sini.

 

Bisnis Properti

Pada tahun 2010, bisnis properti mulai didirikan Hutama Karya sebagai aksi diversifikasi usaha, sekaligus sebagai upaya strategis dalam rangka melebarkan sayap di hilir industri konstruksi. Di tahun tersebut, Hutama Karya mendirikan anak perusahaannya yang pertama yaitu PT. HK Realtindo. Hingga saat ini, PT. HK Realtindo terus berkembang menjadi salah satu perusahaan properti nasional dengan belasan proyek properti baik di Jakarta maupun di luar Jakarta. Informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi situs resmi PT. HK Realtindo di sini.

 

Bisnis Manufaktur

Di tahun 2010, Hutama Karya mulai memasuki bisnis manufaktur sebagai manifestasi dari strategi diversifikasi usaha dalam rangka memperkuat eksistensinya di industri konstruksi. Di tahun tersebut, PT. Hakaaston pun terlahir. Hakaston bergerak di bidang manufaktur aspal, aspal readymix, dan beton precast yang memiliki enam Asphalt Mixing Plant (AMP) di Cibitung, Cilengsi, Sei Langkat, Palimanan, Lo Sarang, dan Palembang; serta memiliki pabrik precast di Medan-Binjai, Palembang, dan Bojonegara. Informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi situs resmi PT. Hakaaston di sini.