Progress Kegiatan Supervisi Pembangunan Bendungan Karian

Saat ini, proyek pembangunan Waduk Karian yang tengah dikerjakan melibatkan kontraktor dan konsultan supervisi dari Korea Selatan dan Indonesia (BUMN Konstruksi). Dengan menggunakan sumber dana EDCF Loan-INA 19 tahun anggaran 2015 - 2019. Pembangunan proyek nasional Waduk Karian saat ini telah mencapai progress fisik 54,52%.

Berikut Data Teknis Bendungan yang dihasilkan dalam proses detail desain :

Tipe Bendungan Utama : Urugan Batu dengan Inti Tegak
Kapasitas Total : 314.7 juta m3
Kapasitas Tampungan Mati : 46.4 Juta m3
Kapasitas Tampungan Efektif : 207.5 Juta m3
Luas Genangan Maksimum : 1,740 Ha
Tinggi Bendungan Utama : 63.5 m
Panjang Bendungan Utama : 516 m
Volume Timbunan. (Inti) : 176.000 m3
Volume Timbunan. (Pasir/kerikil) : 181.000 m3
Volume Timbunan. (Batuan) : 1.076.000 m3

 

MANFAAT

  1. Penyediaan Air RKI untuk Kab. Lebak, Kota Tangerang, Kab. Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan wilayah Prov. DKI Jakarta Penyediaan Air RKI sebesar 9,1 m3/detik melalui Karian-Serpong Conveyance System (KSCS);
  2. Penyediaan kebutuhan suplesi ke DI. Ciujung dengan luas 22.000 ha dan pemenuhan kebutuhan Air RKI Kota Cilegon serta Kab. Serang sebesar 5,5 m3/detik;
  3. Pengendalian banjir daerah hilir yang merupakan kawasan strategis dengan infrastruktur penting seperti Jalan Tol Jakarta-Merak, Kawasan Industri terpadu, dengan kapasitas tampungan banjir sebesar 60,8 juta m3.
  4. Menyediakan sarana rekreasi dan tujuan wisata air serta potensi pembangkit energi listrik sebesar 1,8 megawatt melalui pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTMH).

 

 

Pada hari Rabu, 4 Oktober 2017 Dengan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Presiden Joko Widodo melihat langsung proses pembangunan bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

 


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel