• PT INTI (PERSERO)
  • Gedung Pusat Teknologi
  • Fasilitas Produksi INTI-GOC
  • Fasilitas Produksi INTI-GOC
  • LAPOR!

PT INDUSTRI TELEKOMUNIKASI INDONESIA (Persero)


  • PT INTI (PERSERO) memiliki fasilitas produksi yang berlokasi di Jalan Moch. Toha No 225 Bandung. Fasilitas produksi yang berdiri di atas lahan seluas delapan hektar ini memproduksi fiber optik untuk kebutuhan modernisasi akses telekomunikasi di berbagai lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
  • Gas Meter Prabayar IGM-1.6Q adalah alat ukur untuk gas yang mengalir ini dipakai sebagai pengukur volume dan menampilkan besarnya biaya pemakaian. Alat ini bekerja pada tekanan tertentu dengan dilengkapi keypad yang berfungsi untuk memasukkan nomor seri token pada saat pengisian. Gas Meter Prabayar IGM-1.6Q ini telah mengadopsi pada organisasi Standard Transfer Spesification (STS) yang telah diacu oleh 84 negara di seluruh Indonesia.
  • PT INTI (PERSERO) kembali meraih penghargaan Keterbukaan Informasi Publik selama tiga tahun berturut-turut. Pada tahun ini, PT INTI (PERSERO) menduduki peringkat 9 atau sama dengan posisi tahun lalu. Pada kesempatan itu, Direktur Keuangan PT INTI (PERSERO) menerima penghargaan itu secara langsung di Istana Wakil Presiden.
  • Perhitungan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pengalihan bahan bakar dari BBM ke BBG dengan Converter Kit akan memberikan manfaat penghematan bagi nelayan mencapai 60%.
  • Converter Kit ini cenderung memudahkan nelayan dalam mendapatkan bahan bakar karena ketersediaan gas jauh lebih mudah sekaligus murah ketimbang solar.
  • Converter Kit ini akan memberikan banyak manfaat dari segi ekonomi bagi nelayan. Pemanfaatan gas sebagai bahan bakar untuk kapal nelayan akan memberikan peningkatan penghasilan karena menurunnya pengeluaran untuk konsumsi bahan bakar.
  • Converter Kit yang dibuat oleh PT INTI (Persero) ini akan langsung didistribusikan pada sejumlah nelayan yang tersebar di wilayah Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC), Sidakaya, Sentolo Kawat, Tegalkatilayu, dan Pandanarang.
  • PT INTI (Persero) menyerahkan 10 set Converter Kit (mesin konversi bahan bakar minyak/BBM menjadi bahan bakar gas/BBG) yang dilengkapi dengan mesin dan propoler baru senilai Rp 140 juta pada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).
  • PT INTI telah membuat empat unit produk ADS-B, yakni 2 unit dipasang di Menara Pusat Teknologi Elektronika, Puspiptek Serpong, 1 unit akan dipasang di Curug. Pada tahun depan, ADS-B direncanakan akan diuji coba di Bandara Papua dan selanjutnya akan disertifikasi. ADS-B yang telah disertifikasi akan diproduksi massal oleh PT INTI untuk digunakan di bandara-bandara yang ada Indonesia.
  • Saat ini Indonesia telah memiliki 31 Ground Station ADS-B yang dapat mencakup seluruh ruang udara Indonesia untuk phase En-route, meliputi 10 Ground Station terintegrasi dengan Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) dan 21 Ground Station terintegrasi dengan Makassar Air Traffic Service Center (MATSC). Namun keseluruhan peralatan ADS-B yang terpasang masih merupakan produk negara lain.
  • Menhub mengapresiasi BPPT dan PT INTI yang berhasil mengembangkan alat penginderaan udara itu, yang selama ini diimpor dari luar negeri.
  • ADS-B bisa dipakai di semua bandara, ke depan bisa juga dipakai untuk pendeteksi pergerakan yang ada di darat. Ada sekitar 370 bandara di Indonesia dengan sebanyak 30 bandara di antaranya sudah memasang ADS-B.
  • ADS-B akan dapat menampilkan sejumlah informasi seperti jadwal keberangkatan, nomor penerbangan, rute penerbangan, posisi pesawat lengkap, ketinggian pesawat, type pesawat dan nomor registrasi, tujuan penerbangan, dapat melihat semua pesawat asing yang melintas dan sejumlah informasi penting lainnya. Riset terhadap teknologi ADS-B telah dilakukan sejak tahun 2007 dengan nilai investasi sebesar Rp 15 miliar.
  • Pemerintah Indonesia melalui PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan memproduksi Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B) secara massal pada 2017 mendatang. ADS-B merupakan sistem navigasi dalam dunia penerbangan yang mampu menangkap sinyal dan transponder yang dimiliki setiap pesawat sipil dalam radius 200 mil.
  • Kementerian Perhubungan mewajibkan seluruh pesawat udara yang melalui ruang udara wilayah Indonesia menggunakan perangkat pelacak posisi pesawat otomatis pada 2018. Blueprint ADS-B buatan BPPT ini akan diberikan ke PT INTI untuk akhirnya dijual ke publik.
  • Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan, sistem navigasi penerbangan ADS-B merupakan hasil perekayasaan para peneliti BPPT dan prototipenya dibuat bekerja sama dengan PT INTI. Sejak tahun 2012, ADS-B ini diujicobakan di Bandara Ahmad Yani, Semarang, dan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, sejak tahun 2014.
  • BPPT dan PT INTI berupaya agar inovasi radar navigasi pesawat ADS-B (Automatic Dependent Surveillance Broadcast) ini dapat memenuhi standard melalui peningkatan kualitas ADS-B yang dikembangkan. Rencana tersebut sejalan dengan keinginan Kementerian Ristek Dikti untuk melakukan hilirisasi industri dalam negeri.
  • Radar ADS-B Buatan BPPT dan PT INTI Siap Diproduksi Massal
  • ADS-B, Radar Pesawat Inovasi BPPT dan PT INTI Jadi Solusi Bandara nir Radar

Berita

  • PT INTI (PERSERO) SIAP PRODUKSI TABUNG LPG COMPOSITE  PERTAMA DI INDONESIA¬†

    PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (INTI) siap memproduksi Tabungnbsp;Liquified Petroleum Gasnbsp;(LPG)nbsp;Composite, untuk pertama kalinya di Indonesia. Produksi tabung gas berbahan komposit serat bersifat ...

  • PELATIHAN 4G LTE SMALL CELL

    Sebanyak 30 orang peserta dari Divisi Produksi, Divisi Pengembangan Bisnis dan Produksi, serta SBU Broadband, mengikuti pelatihan 4G LTE Teknologi dan Small-Cell Infinite Be yang diadakan di Ruang RICE Lantai 3 Gedung ...

  • Simulasi Penanganan dan Evakuasi Tumpahan Limbah B3

    Merujuk pada ISO 14001:2015 mengenai Sistem Manajemen Lingkungan, di dalam klausul 8.2 tentang Kesiagaan dan Tanggap Darurat Bencana, yang berbunyi antara lain ldquo;Perusahaan harus bersiaga untuk tanggap dengan ...

  • PISAH SAMBUT DIREKTUR KEUANGAN INTI

    Selang sehari setelah penetapan Bapak Tri Hartono Rianto sebagai Direktur Keuangan INTI periode 2019-2014 pada Rabu, 24 Juli 2019, di Kementerian BUMN, maka digelarlah Pisah Sambut Direktur Keuangan di Auditorium Gedung ...

  • SITE VISIT SMART INDUSTRIAL PARK

    Selasa siang, 30 Juli 2019, Direktur Keuangan INTI Bapak Tri Hartono Rianto berkunjung ke INTI Industrial Park, Jalan Moch Toha No 225 Bandung. Tepat enam hari setelah pelantikannya sebagai Direktur Keuangan INTI ...

  • OFFSET AIR DEFENCE SYSTEM

    Pada Senin, 01 Juli 2019, PT INTI (Persero) bersama dengan Kementerian Pertahanan yang diwakili oleh Kepala Subdirektorat Industri Pertahanan Direktorat Teknologi dan Industri Pertahanan Kolonel Teknik Dedy Laksmono ...

  • PELANTIKAN DIREKTUR KEUANGAN INTI

    Pada medio 2019, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) alias INTI secara resmi mengumumkan formasi baru direksi. Perubahan formasi diputuskan berdasar Keputusan Menteri BUMN No. SK-161/MBU/07/2019 tentang ...

  • INTI TEKEN KONTRAK DENGAN ICON+

    Bersamaan dengan penandatanganan kontrak proyek Penerangan Jalan Umum Menggunakan Photo Voltaic (PJU PV) dari SBU Smart Energy INTI, INTI pun menyepakati sebuah proyek lainnya.nbsp; Kepala SBU Broadband PT INTI Bapak ...

  • Penandatanganan Kontrak Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya

    Bertempat di Kantor Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Cikini Jakarta, Direktur Bisnis INTI Bapak Teguh Adi Suryandono beserta Pejabat Pembuat ...

  • LEADERSHIP CHALLANGE FOR #INTIJAYAKEMBALI

    Jumat 22 Februari 2019, Direktur Utama INTI Bapak Darman Mappangara memberikan kuliah umum yang mengulas tentang seni kepemimpinan di hadapan mahasiswa Universitas Padjadjaran. Di awal acara, sebelum memaparkan ...

 

Lihat Semua


Gallery