PT INTI KEMBALI MENANGI TENDER PLTS, KALI INI WILAYAH SUMBAR

JAKARTA – Setelah dua kali mendapatkan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) pada awal tahun, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) alias INTI kembali memenangkan tender. Perusahaan yang sukses menggarap 57 lokasi PLTS pada tahun lalu itu secara resmi meneken satu paket kontrak kerja PLTS Terpusat di Provinsi Sumatera Barat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pada Selasa, 16 Mei 2017.

“Kontrak senilai kurang lebih Rp 34,083 milyar ini merupakan pengalaman keenam kami dalam pembangunan PLTS dari pemerintah,” ujar Direktur Bisnis PT INTI, Adiaris, usai penandatanganan kontrak tersebut, di Kantor Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Jakarta, Selasa (16/05).

Adiaris menandatangani kontrak untuk enam lokasi dengan kapasitas daya sebesar 380 kWp, yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat, meliputi :

1) Pembangunan PLTS Terpusat di Desa Sinoka, Matobat, kapasitas daya 30 kWp.

2) Pembangunan PLTS Terpusat di Desa Bosua, kapasitas daya 50 kWp.

3) Pembangunan PLTS Terpusat di Desa Malancan, kapasitas daya 100 kWp.

4) Pembangunan PLTS Terpusat di Desa Matobe, kapasitas daya 100 kWp.

5) Pembangunan PLTS Terpusat di Desa Katurai, kapasitas daya 50 kWp.

6) Pembangunan PLTS Terpusat di Desa Sinaka (Aban-Baga-Bubuget), kapasitas daya 50 kWp.

Sebelum paket pekerjaan di Provinsi Sumatera Barat pada triwulan II tahun ini, PT INTI (Persero) menggarap PLTS di area Oksibil Provinsi Papua yang bekerja sama dengan PT PLN pada 2012. Lalu, selang dua tahun kemudian, PT INTI memenangkan tender dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM pada area Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Riau pada 2014. Pindah tahun, tepatnya pada 2015, PT INTI kembali mengerjakan proyek pembangunan PLTS di 17 lokasi yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara.

Lalu pada 2016, PT INTI (Persero) pun menuntaskan proyek PLTS dengan kapasitas daya sebesar 2,16 MWp pada 57 lokasi di seluruh Indonesia dengan nilai kontrak sebesar Rp 290,580 miliar. Kemudian, PT INTI (Persero) telah menggarap proyek PLTS berkapasitas daya 190 kWp pada enam lokasi di Provinsi Papua dan Papua Barat senilai Rp 21 milyar yang diteken kontraknya pada awal tahun. Terakhir, perusahaan bermarkas di Bandung ini juga meneken kontrak PLTS Terpusat untuk tujuh lokasi di Provinsi Sulawesi Selatan I senilai Rp 39,1 miliar dengan kapasitas daya 525 kWp pada akhir triwulan I  tahun ini.

Menurut Adiaris, berbekal pengalaman, kompetensi, dan kapabilitas yang dimiliki, PT INTI (Persero) yakin paket pengerjaan PLTS Terpusat di Provinsi Sulawesi Selatan I dapat selesai tepat waktu.

***


Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Artikel,Berita,Kinerja,Produk,Publikasi