ITDC Apresiasi Masyarakat Laksanakan Program Bersih Pantai

The Mandalika, 13 Januari 2019 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan the Mandalika, mengapresiasi masyarakat lokal yang berinisiatif dalam melakukan gerakan bersih pantai di kawasan pesisir Pantai Kuta dan sekitarnya. Program berlangsung Minggu (13/1) dan diikuti oleh 150 orang yang tergabung dalam Lombok Tourism Forum (LTF) yang berasal dari asosiasi travel, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, dan masyarakat lokal.  Acara bersih pantai turut dihadiri oleh Kepala Desa Kuta, Mirate bersama warga Desa Kuta; Kapolsek Kuta, Saogi; Ketua Lombok Tourism Forum, Kanom bersama seluruh anggota; dan Deputy Project Director the Mandalika Adi Sujono beserta seluruh karyawan ITDC. 

Ketua LTF Kanom mengungkapkan, di samping untuk membersihkan pantai, kegiatan bersih pantai juga dilakukan sekaligus untuk membangun rasa persaudaraan antara warga lokal bersama pengelola kawasan (ITDC). “Hal ini merupakan kegiatan positif untuk mendorong kebersamaan dan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan kawasan wisata pantai Mandalika. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami sebagai warga lokal pada lingkungan di sekitar tempat kami tinggal,” tutur Kanom. 

Terpisah, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif masyarakat lokal dalam melakukan kegiatan bersih pantai. “Gerakan program Beach Clean Up ini merupakan gerakan positif yang sangat kami apresiasi karena menjadi interest masyarakat pasca gempa yang berlangsung tahun lalu. Masyarakat memiliki kesadaran bahwa kebersihan merupakan salah satu faktor utama wisatawan berkunjung ke suatu destinasi. Jadi, keinginan untuk meramaikan kembali kawasan ini bukan hanya dari pengelola saja, melainkan juga dari para stakeholder the Mandalika,” papar Ngurah Wirawan. 

Ngurah menambahkan, gerakan bersih pantai ini merupakan aksi positif nyata yang telah direncanakan oleh masyarakat lokal bersama pengelola kawasan untuk merangkul satu sama lain dalam menjaga kawasan the Mandalika tetap nyaman. Ngurah menyadari sebagai daerah pesisir, the Mandalika tidak bisa terhindar dari sampah-sampah baik sampah organik maupun non organik. “Kami sudah menghimbau masyarakat untuk semakin peduli dan turut serta dalam menjaga lingkungan.  Kebersihan sudah menjadi skala prioritas dalam menunjang destinasi pariwisata, apalagi the Mandalika, sebagai satu dari sepuluh Bali Baru,” lanjut Ngurah. 

ITDC berharap, program bersih pantai ini menjadi program yang berkelanjutan karena merupakan kegiatan yang positif untuk dilaksanakan oleh pengelola dan stakeholder kawasan. “Kedepannya, kami harap program ini bisa terus dilaksanakan agar kawasan the Mandalika bisa menjadi lebih bersih dan menjadi tempat wisata yang nyaman untuk dikunjungi para wisatawan dan stakeholder,” tutup Ngurah. 


Kategori Berita