ITDC Selenggarakan Pelatihan Bahasa Inggris di Desa Wisata

Ende, 18 Desember 2018 - Semakin banyaknya kegiatan-kegiatan kepariwisataan yang berlangsung di Desa Wisata Ende, Lombok Tengah, NTB, menyebabkan semakin tingginya kunjungan turis mancanegara ke Desa Wisata ini. Hal ini perlu dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan pariwisata the Mandalika, Lombok Tengah – NTB, bekerja sama dengan LP3I Cource Center (LCC) Praya, mengadakan pelatihan Bahasa Inggris bagi masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (pokdarwis) di Desa Ende. Progam peningkatan kemampuan Bahasa Inggris ini dibuka dan berlangsung sejak tanggal Selasa (18/12) lalu sampai 3 bulan kedepan. Pembukaan dilakukan oleh Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti  dan dihadiri oleh Camat Pujut Lalu Sungkul, Pembina Desa Wisata Ende H. Lalu Syahrial, dan seluruh peserta pelatihan.

Pada sambutannya, Lalu Sungkul menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian ITDC terhadap masyarakat  yang tidak hanya berada di kawasan the Mandalika, namun juga di sekitar kawasan. “Kita patut bersyukur atas kepedulian ITDC terhadap pokdarwis di luar kawasan the  Mandalika. Melalui pelatihan ini, kita berharap semua anggota pokdarwis semakin optimis, khususnya dalam berbahasa Inggris.  Jangan bilang ‘sorry my english is bad’, itu artinya kita pesimis. Semua harus bisa optimis,” kata Sungkul.

Peserta pelatihan mencapai 20 orang yang sepenuhnya dibiayai oleh ITDC sebagai bentuk program Bina Lingkungan dalam bidang edukasi masyarakat. Materi yang diterima oleh peserta lebih berfokus pada English for Tourism.  Miranti Nasti Rendranti memaparkan, “English for Tourism ini perlu diperdalam melihat masyarakat di Desa Ende memilik kesempatan untuk mengisi bidang tourism guide. Apalagi desa ini merupakan desa wisata yang sering dikunjungi turis mancanegara.”.

Sementara  H. Lalu Syahrial, selaku pembina desa wisata Ende, berterima kasih kepada ITDC karena telah memberikan kesempatan para pokdarwis untuk mendapatkan pelatihan Bahasa Inggris secara cuma-cuma. Syahrial berharap pelatihan Bahasa Inggris juga bisa diberikan kepada masyarakat lainnya yang masih belum berkesempatan untuk bergabung. “Melihat peminat yang melebihi kuota, kami berharap program ini bisa berkelanjutan di desa ini, agar masyarakat terus dipacu untuk belajar Bahasa Inggris, sehingga dapat mendukung pembangunan desa ini sebagai tujuan wisatawan.”.

Miranti menambahkan, bahwa ITDC akan mempertimbangkan kelanjutan pemberian pelatihan Bahasa Inggris gratis di Desa Wisata Ende. “Ya, antusiasmenya sangat tinggi, jadi kami akan pertimbangkan kembali untuk kontinyuitas pelatihan ini ke depannya.”.DSC00508

DSC00504


Kategori Berita