Kawasan The Mandalika Sambut Kunjungan 20 Duta Besar Negara Sahabat

Dukung Lombok Bangkit, Kawasan The Mandalika Sambut Kunjungan 20 Duta Besar Negara Sahabat

Praya, 10 November 2018 – Hari ini, Kawasan the Mandalika yang dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menerima kunjungan 20 duta besar negara sahabat dalam rangka kegiatan Diplomatic Tour yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri selama dua hari di Lombok. Kegiatan Diplomatic Tour di kawasan the Mandalika bertujuan untuk mendorong kebangkitan  pariwisata Lombok - Sumbawa paska gempa melalui promosi pariwisata.

Selama di the Mandalika, Dube,s dengan didampingi Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir meninjau fasilitas kawasan dan mendapat pemaparan mengenai progress serta prospek pengembangan the Mandalika dari jajaran pimpinan ITDC. Setelah itu, para Dubes diajak menikmati kopi sambil memandang sunset di Bukit Merese, the Mandalika dan diakhiri dengan makan malam di kawasan Kuta Beach Park. Selain itu, para Dubes juga diajak mengunjungi penenun tradisional suku Sasak di dusun Ende, Lombok Tengah.

“Kunjungan para Dubes negara sahabat ke Lombok khususnya ke kawasan pariwisata the Mandalika yang kami kelola, membawa arti penting bagi dunia pariwisata Lombok-Sumbawa. Kami berharap seusai kunjungan ini, para Dubes yang terhormat bisa memberikan penjelasan kepada negara masing-masing bahwa Lombok-Sumbawa sudah aman dan siap dikunjungi wisatawan,” papar Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC Ngurah Wirawan.

Selain itu, banyak dari para Dubes yang baru pertama kali datang ke Lombok, sehingga dengan kunjungan dan paparan yang diberikan terkait pariwisata Lombok diharapkan akan membawa nilai positif bagi daerah dan masyarakat NTB.

“Kami berterima kasih kepada dukungan Kementerian Luar Negeri dalam membantu recovery pariwisata Lombok-Sumbawa paska gempa dan kami optimistis, dengan adanya kunjungan para Dubes ke kawasan Lombok, khususnya the Mandalika ini, akan menghasilkan efek positif baik dari segi ekonomi, maupun promosi. Sehingga mampu membantu meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Lombok dan NTB, agar target kunjungan wisatawan yang ditetapkan Pemerintah yaitu sebanyak 20 juta wisatawan pada tahun 2019 dapat terwujud,” tutup Ngurah Wirawan.


Kategori Berita