Siaran Pers Nomor : 11/PR-ITDC/XI/2018

Siaran Pers

Nomor : 11/PR-ITDC/XI/2018

 

45 TAHUN ITDC: FOKUS PADA KEMAJUAN

THE MANDALIKA, 17 November 2018 – Memasuki usia ke-45, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata the Nusa Dua Bali dan the Mandalika Lombok - NTB, tetap fokus untuk menunaikan tiga tugas utama Perusahaan yaitu percepatan pembangunan the Mandalika, optimalisasi the Nusa Dua, dan pengembangan destinasi pariwisata baru. Dalam satu tahun terakhir, Perusahaan kembali memperlihatkan kemajuan-kemajuan dalam pelaksanaan ketiga tugas utama tersebut.

Percepatan pembangunan the Mandalika antara lain ditandai dengan beroperasinya Kuta Beach Park, siap dibangunnya Distrik Entertainment & Sport, semakin siapnya dukungan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur pariwisata, serta selesai dibangunnya Bazaar Mandalika.   Optimalisasi the Nusa Dua ditandai salah satunya dengan penyelesaian pembaruan dan perbaikan-perbaikan di dalam kawasan.   Sementara kemajuan dalam pengembangan kawasan baru diperlihatkan melalui  proyek the Singhasari, Malang – Jawa Timur dan the Menjangan di Bali Utara, dan diawalinya rencana DMO di Gabon, Afrika Barat. 

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Kami menyambut usia ke-45 ITDC dengan rasa bangga atas kemajuan-kemajuan yang diperlihatkan Perusahaan baik di the Mandalika, di the Nusa Dua, maupun kawasan-kawasan baru yang tengah kami kembangkan.  Kemajuan-kemajuan ini menjadi bukti dari komitmen kami untuk menciptakan destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.”.

Kuta Beach Park telah menjadi atraksi baru di the Mandalika yang mampu mendatangkan sampai 5.000 kunjungan wisatawan pada hari libur.  Area ini telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan pengunjung berupa arena bermain anak-anak, tempat bilas, loker untuk menyimpan barang, dan toilet, serta Balai Penyelamatan dan Pengamanan Wisata (BALAWISTA).

Sedangkan pembangunan Distrik Entertainment & Sport, yang mencakup street race circuit, hotel, convention-exhibiton building, rumah sakit, dan water park berstandar internasional, akan diawali akhir tahun ini dengan pembangunan dua hotel syariah berbintang.  Proyek yang dikembangkan bekerjasama dengan Vinci Construction Grands Projets (VCGP) ini akan menarik investasi sebesar US$ 1 Milyar dalam 15 tahun ke depan.   

“Kami optimis the Mandalika akan semakin menarik bagi investor, khususnya dengan rencana kami untuk melanjutkan pembangunan infrastuktur dalam kawasan,” tambah Abdulbar M. Mansoer.  Pembangunan infrastruktur pariwisata tersebut akan dilakukan melalui program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) yang pembiayaannya akan didukung oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) senilai total USD 248,4 juta.  Penandatanganan Letter of Intent dengan AIIB telah dilakukan Oktober lalu. 

Sementara itu kehadiran Bazaar Mandalika akan mengukuhkan komitmen ITDC untuk memberikan multiplier effect bagi masyarakat seputar kawasan sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan bagi wisatawan.    Kompleks yang berkapasitas 303 lot ini telah siap beroperasi.

Sebagai bagian dari optimalisasi the Nusa Dua, ITDC telah menyelesaikan berbagai pembaruan dan peningkatan di dalam kawasan.  Perbaikan dan peningkatan fasilitas di dalam kawasan ini telah berkontribusi besar terhadap kesuksesan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018.  Pembaruan dan perbaikan tersebut antara lain mencakup pendirian Command Center, penambahan kamar hotel, pelebaran dan pengerasan jalan kawasan dan jalan tepi pantai, serta penambahan dan peningkatan fasilitas rekreasi di dalam kawasan seperti restoran, toko, beach club, dan area Waterblow. Selain itu juga sedang disiapkan Theme Park Cartoon Network yang akan menjadi theme park pertama di Indonesia yang diharapkan mampu mendatangkan sampai 500 ribu pengunjung per tahun.

Sementara itu untuk pengembangan kawasan pariwisata baru melalui skema DMO, ITDC saat ini tengah menggarap proyek the Singhasari di Malang Jawa Timur dan the Menjangan di Bali Utara.  The Singhasari yang telah menyelesaikan tahap masterplan, telah disetujui menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata baru-baru ini.  Sedangkan untuk pengembangan the Menjangan, ITDC telah menandatangani Head of Agreement dengan PT Amorsk Indonesia yang akan membangun  resort bintang 4 dan 6, serta dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang akan membangun lifestyle hub di kawasan ini.   DMO lainnya yang saat ini memasuki tahap pre-visioning adalah pengembangan kawasan pariwisata di Gabon yang berencana mereplikasi keberhasilan the Nusa Dua.

Dalam mengembangkan kawasan, ITDC tidak hanya berfokus pada pembangunan dan penataan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas masyarakat di sekitar kawasan atau desa penyangga, baik di the Mandalika maupun the Nusa Dua.  Beragam pelatihan dan pendidikan bagi warga sekitar rutin dilakukan oleh ITDC, seperti  pelatihan memasak, pelatihan sadar wisata, pemberian beasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata, pelatihan bahasa Inggris, sertifikasi pertukangan, serta pelatihan nursery.

“Di usia yang ke-45, melalui The Mandalika, the Nusa Dua, dan destinasi pariwisata lainnya yang kami kembangkan dan kelola, konstribusi ITDC dalam mendorong pengembangan industri pariwisata Indonesia akan semakin besar dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup Abdulbar.

---- Selesai ----

 

Tentang ITDC

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 45 tahun Perseroan telah membangun dan mengelola the Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan.

Saat ini di the Nusa Dua terdapat 19 hotel berbintang yang menawarkan lebih dari 5.000 kamar, pusat perbelanjaan, museum, culutral venues, lapangan golf, rumah sakit, dan fasilitas pariwisata lainnya.  The Nusa Dua juga memiliki fasilitas pendukung, seperti Bali International Convention Center di hotel Westin yang berkapasitas 2.500 pax dan Bali Nusa Dua Convention Center berkapasitas 10.000 pax, yang membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan baru saja IMF-WBG Annual Meetings 2018.

Melalui PP Nomor 50 Tahun 2008 dan PP Nomor 33 Tahun 2009, ITDC (saat itu masih BTDC) memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola kawasan Mandalika (the Mandalika) di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar.  The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk dikembangkan sejalan dengan strategi Pemerintah meningkatkan pariwisata menjadi sumber devisa utama negara.  Saat ini the Mandalika tengah dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, dengan berbagai fasilitas dan atraksi berstandar internasional.

 

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi:

Miranti N. Rendranti atau Esther D. Ginting

Corporate Secretary/Corporate Communication

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC

Telp. 021 – 80642790

miranti@itdc.co.id atau esther.ginting@itdc.co.id


Kategori Siaran Pers