Siaran Pers Nomor: 03/PR-ITDC/VII/2018

Siaran Pers Nomor: 03/PR-ITDC/VII/2018

 

ITDC Gelar Sosialisasi dan Rakornis Pengembangan, Pembangunan dan Pengoperasian The Mandalika 

Praya, 26 Juli 2018 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengembang dan pengelola kawasan pariwisata the Nusa Dua, Bali, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika atau the Mandalika, Lombok, NTB, berkomitmen melakukan pengembangan dan pembangunan kawasan pariwisata the Mandalika, dengan tetap memperhatikan kearifan budaya dan kepentingan masyarakat. Guna mempercepat progres pembangunan tersebut, ITDC menggelar kegiatan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengembangan, Pembangunan dan Pengoperasian the Mandalika bertempat di D’Praya Hotel, Praya, NTB. Acara ini dibuka oleh Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, yang didampingi oleh Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan dan Direktur Pengembangan ITDC Edwin Darmasetiawan.

Acara Sosialisasi dan Rakornis ini dihadiri sejumlah pihak yang mewakili unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah (Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah), lembaga keuangan, lembaga non pemerintah, komunitas, dan pengusaha dalam kawasan.

Melalui kegiatan Sosialisasi dan Rakornis ini diharapkan para pemangku kepentingan (stakeholders) yang menjadi peserta akan mendapatkan gambaran yang utuh mengenai progres, arah dan strategi pengembangan the Mandalika. Selain itu diharapkan akan diperoleh informasi dan solusi untuk penyusunan strategi pengembangan the Mandalika yang komprehensif, sehingga tidak terjadi ketimpangan dan tumpang tindih antara program yang dkembangkan oleh ITDC dengan program yang dilakukan olh Pemerintah setempat maupun stakeholders lainnya.

"Kami berharap melalui kegiatan ini terbangun koordinasi dan konektivitas antara program kami, sebagai pihak yang dipercaya oleh negara untuk mengembangkan the Mandalika, dengan program atau perencanaan stakeholders di KEK Mandalika," kata Direktur Utama Abdulbar M. Mansoer.

Kegiatan diharapkan dapat meirumuskan isu strategis, peluang dan tantangan pengembangan the Mandalika sebagai pusat pertumbuhan dan pusat investasi di NTB pada umumnya dan Lombok pada khususnya. Selain itu, dapat dirumuskan kebutuhan pengembangan infrastruktur dan penguatan konektivitas pengembangan di dalam kawasan the Mandalika dengan program pengembangan di sekitar The Mandalika sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi NTB.

Pada kegiatan ini, Direktur Pengembangan ITDC Edwin Darmasetiawan menyampaikan rencana pengembangan dan pembangunan the Mandalika dengan segala keunggulan dan diferensiasi kawasan guna mewujudkan sebuah destinasi pariwisata kelas dunia.  Sedangkan Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan menyampaikan progres pembangunan di the Mandalika serta rencana pengoperasian area-area yang telah terbangun.

Sampai saat ini progres pembangunan di the Mandalika mencapai antara lain terbangunnya jalan dalam kawasan sepanjang 11 km, Masjid Nurul Bilad berkapasitas 2000 orang, dan area Kuta Beach Park the Mandalika yang telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang dengan standar internasional.  Dalam waktu dekat akan mulai dibangun kawasan UMKM dengan nama Bazar Mandalika berkapasitas 330 Lot yang diperuntukkan untuk usaha restoran, cenderamata, dan usaha skala kecil dan menengah lainnya.

The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas yang ditargetkan Pemerintah akan menjadi lokomotif pembangunan pariwisata nasional di masa depan sejalan dengan upaya Pemerintah mendorong sektor pariwisata menjadi sumber devisa utama negara.  Sebagai sebuah proyek strategis nasional, pembangunan the Mandalika memiliki peran strategis dalam peningkatan ekonomi nasional dan daerah. 

“Kami berharap melalui Rakornis ini dapat terjalin dialog positif antara ITDC dan stakeholders, sehingga semua pihak dapat bersinergi dalam membangun the Mandalika dan kawasan sekitarnya. Sinkronisasi strategi pengembangan ini diperlukan dalam mendorong percepatan pembangunan the Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, yang mampu meningkatkan daya tarik investasi, dimana pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Abdulbar M. Mansoer.

- Selesai    -

 

Tentang ITDC 

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 42 tahun perseroan telah membangun dan mengelola the Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan.

Saat ini di the Nusa Dua terdapat 19 hotel berbintang yang menawarkan 5.000 kamar, pusat perbelanjaan, museum, cultural venues, lapangan golf, rumah sakit, dan fasilitas pariwisata lainnya.  The Nusa Dua juga memiliki fasilitas pendukung, seperti Bali International Convention Center di hotel Westin yang berkapasitas 2.500 pax dan Bali Nusa Dua Convention Center berkapasitas 10.000 pax, yang membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dll.

Melalui PP Nomor 55 Tahun 2008 dan PP Nomor 33 Tahun 2009, ITDC (saat itu masih BTDC) memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola kawasan Mandalika (The Mandalika) di Lombok dengan luas 1.175 hektar.  The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk dikembangkan sejalan dengan strategi Pemerintah meningkatkan pariwisata menjadi sumber devisa utama negara.

 

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi:

Miranti N. Rendranti atau Esther D. Ginting

Corporate Secretary/Corporate Communication

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC

Telp. 021 – 80642790


Kategori Siaran Pers