Ajarkan Cinta Kereta Api Sejak Dini

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menerima kunjungan edukasi dari sejumlah sekolah tingkat TK dan SD. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang proses naik kereta api sejak dini terhadap anak-anak. Kegiatan yang melibatkan tim Humas dan Pemasaran Angkutan Daop 8 Surabaya yang memberikan  edukasi di area stasiun maupun didalam KA yang dimulai sejak Januari lalu.

EVP Daop 8 Surabaya Andika Tri Putranto menjelaskan berbagai edukasi mengenai kereta api yang diberikan kepada para siswa yang hadir “Edukasi yang diberikan meliputi pengenalan pembelian tiket melalui channel eksternal maupun internal, proses check in, cara mendapatkan informasi melalui customer service dan proses boarding serta penjelasan mengenai tugas Masinis, Kondektur, dan petugas lainnya yang ada di kereta dan stasiun” ujar Andika

 

Sekolah yang mengunjungi Daop 8 secara bergantian ini antara lain, TK Al Fallah sebanyak 170 siswa dan 10 guru pendamping menggunakan KRD relasi Surabaya Pasarturi - Sidoarjo, SD Muhammadiyah Gresik sebanyak 187 siswa dan 15 guru pendamping menggunakan KA Komuter relasi Surabaya Gubeng - Porong, Playgroup Montessori School Surabaya sebanyak 60 siswa dan 15 guru pendamping menggunakan KA Penataran relasi Surabaya Gubeng- Sidoarjo, TK Al Mursyidin Wonokromo jumlah 200 peserta  dan TK Kober Permataku Sumberame Waru sebanyak 78 siswa menggunakan KA Penataran relasi Wonokromo – Malang, rombongan dari TK Cangkring Turi Prambon sebanyak 107 menggunakan KA Jenggala relasi Sidoarjo - Mojokerto, dan TK lainnya.

 

Salah satu guru pendamping TK Al Fallah, Endah menyampaikan rasa senang, karena anak didiknya sudah diberikan edukasi tentang proses naik kereta api. "Saya yakin anak-anak akan bercerita kepada keluarganya, selanjutnya akan mengajak untuk berwisata dengan menggunakan kereta api," ucap Endah. Sementara, salah satu siswa dari SD Muhammadiyah Gresik Fahmi, mengaku sangat senang naik kereta api. "Kebetulan saya sering naik kereta api bersama keluarga. Dan hari ini, saya lebih senang karena mendapatkan boneka si Loko dan berwisata bersama teman-teman sekolah," kata Fahmi dengan gembira.

 

Selain memberikan edukasi tentang fasilitas pelayanan yang ada di dalam stasiun maupun didalam KA, Tim Humas Daop 8 juga memberikan sosialisasi tentang keselamatan perjalanan kereta api terkait pelemparan batu, penggajalan wesel, dan lainnya kepada siswa, orangtua, dan guru pendamping. Andika berharap dengan seringnya edukasi terhadap anak-anak akan menumbuhkan kecintaannya terhadap kereta api. “Diharapkan dengan seringnya edukasi terhadap anak-anak maka akan tercipta rasa memiliki dan cinta kereta api sejak dini” harapnya. (PR KAI)


Kategori Berita