Direktur Utama KAI: Angkutan Barang Solusi Distribusi Logistik

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro menjadi salah satu panelis dalam forum diskusi di Indonesia Transport, Logistics & Maritime Week 2017 yang diadakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bertempat di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Rabu (11/10). Pada kesempatan ini Edi Sukmoro memberikan paparan terkait Perkeretaapian di Indonesia dan Angkutan Barang yang dilayani oleh KAI.

Edi mengatakan jalur darat masih sangat diandalkan sebagai jalur pengangkutan logistik, yakni sebesar 90 persen. Namun penggunaan kereta api sebagai alternatif kendaraan angkutan hanya 8 persen. "Persentasenya itu 8 persen KA (kereta api), 1 persen laut, 1 persen udara, dan 90 persen darat," ujarnya. Edi mengatakan rendahnya penggunaan kereta api disebabkan banyak jalur kereta yang masih terputus-putus. Dia mencontohkan, di Pulau Sumatera ada jalur kereta api sepanjang 1.176 kilometer, tapi tidak terkoneksi secara utuh. Jalur tersebut berada di wilayah Divisi Regional I, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. "Karena masih terpisah-pisah, jadi belum optimal untuk angkutan barang," ucapnya.

Edi menjelaskan jika nanti jalur tersebut bisa tersambung, produksi tambang dan pertanian di wilayah Sumatera bisa diangkut secara maksimal. Lebih lanjut Edi menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan uji coba menambah kapasitas pengangkutan batu bara menjadi 120 kontainer sekali angkut dari sebelumnya hanya 60 kontainer. Dengan penambahan gerbong dua kali lipat diyakini bisa menggantikan 600 truk, sehingga mampu mengurangi kemacetan di jalan raya. "Ini akan sangat membantu program listrik 35 ribu megawatt, yang bahan bakunya batu bara," tuturnya.

 

"‎Kalau angkutan barang semakin banyak yang beralih ke kereta api, maka jalur utara Jawa enggak cepat rusak, truk dan kontainer barang di jalan raya bisa berkurang, dan tidak macet”. Dia mengaku bahwa KA Barang merupakan solusi dari distribusi logistik di Indonesia. Pemerintah memang sedang mengarahkan angkutan barang dilakukan dengan menggunakan kereta. Selain bisa mengangkut lebih banyak dan mengurangi kemacetan, pengangkutan dengan kereta juga bisa mengurangi beban di jalan raya.

 

Hadir pula panelis pada forum diskusi ini Direktur Sarana Perhubungan Darat Kemenhub Eddy Gunawan, Ketua II DPP Organda Ivan Kamadjaja, dan Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Khoiri Soetomo. Sebagai media promosi angkutan barang, pada kegiatan pameran dan konferensi ini KAI dan Kalog turut membuka booth untuk memberikan informasi terkait pelayanan angkutan barang kepada seluruh pengunjung pameran. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi wadah komunikasi industri dan peluang bisnis pada sektor transportasi, logistik dan maritim di Indonesia guna memajukan infrastruktur, transportasi dan logistik dari pengguna menjadi negara penghasil dan juga sebagai penggerak ekonomi nasional. Kegiatan pameran ini sendiri dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 10-12 Oktober 2017. (PR KAI)


Kategori Berita