Direktur Utama KAI Terpilih sebagai Tokoh Finansial 2018

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro menerima penghargaan dalam ajang Investor Awards Tokoh Finansial Indonesia dan BUMN Terbaik 2018 sebagai ’Agent of Change of State Owned Enterprises’ di Ballroom Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (19/12). Ketua Dewan Juri Hotbonar Sinaga menyatakan, CEO yang terpilih merupakan figur yang dinilai berhasil mengusung strategi yang inovatif dalam mengembangkan bisnis perusahaan. Tim Juri tahun ini pun secara khusus menyoroti kejelian CEO melalui program yang diusung sehingga perusahaan bisa survive di tengah perubahan konsep pemasaran modern pada era milienial. "Para CEO terpilih juga dinilai punya kontribusi penting pada industri yang digeluti perusahaan dan layak menjadi panutan," kata Hotbonar.

Predikat sebagai Tokoh Finansial 2018 tersebut diberikan atas prestasi yang diraih dalam memajukan perusahaan dan berkontribusi dalam pengembangan industri yang digeluti. Ketika semua industri dituntut untuk survive dan responsif terhadap tuntutan perubahan bisnis modern pada era milenial, Edi Sukmoro mampu membuktikannya yang kemudian berdampak positif pada kinerja keuangan perusahaan dan layak menjadi inspirasi bagi perusahaan lain. Edi Sukmoro mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada seluruh pengguna jasa KAI yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi, dan untuk kejasama serta kolaborasi seluruh jajaran pegawai KAI sehingga ia dapat memperoleh penghargaan ini.

Direktur Berita Satu Media Holdings (Penerbit Majalah Investor) Primus Dorimulu, mengatakan, penghargaan para CEO ini dimaksudkan untuk memotivasi para pelaku industri finansial agar makin optimal meraih peluang dengan strategi bisnis yang inovatif, sehingga tidak saja membawa perbaikan pada perusahaan tetapi juga menjadi sumbangan untuk kepentingan industri yang digeluti. "Terobosan bisnis sangat diperlukan di tengah banyaknya tantangan, baik dalam perekonomian domestik maupun global. Dalam kondisi penuh tantangan, seorang CEO juga harus cermat dengan strategi bisnis yng diusung sehingga perusahaan tetap survive," ujar Primus Dorimulu.

Hotbonar menyatakan, proses penjurian TFI berlangsung sejak awal Oktober hingga akhir November 2018. Pada tahun ini, Dewan Juri menekankan pentingnya strategi para CEO untuk bisa tetap bertumbuh di tengah perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global. Para CEO perlu mencari langkah terobosan untuk memajukan perusahaan sekaligus memberi sumbangan bagi perkembangan industri yang digarap. Sisi good corporate governance (GCG) dan corporate social responsibility (CSR) juga mendapat perhatian. (Public Relations KAI)


Kategori Berita
Sub Kategori Prestasi