Keterlambatan Perjalanan KA Kahuripan Dan Ka Turangga dari Bandung...

Keterlambatan Perjalanan KA Kahuripan Dan Ka Turangga dari Bandung, Imbas Adanya Gangguan Di Kebumen

 

Pada hari Selasa, 22 mei 2018 lebih kurang pukul 00.38 Pusat pengendali KA Daop 5 Purwokerto terima info dari petugas di stasiun Kebumen, bahwa diterima laporan ada gangguan pada jembatan KA. Sehingga saat itu kondisi jembatan tidak bisa dilewati perjalanan KA.

Lokasi jembatan berada km 449 + 877 antara stasiun soka-kebumen, di wilayah kec Pejagoan Kabupaten Kebumen Jateng. Selanjutnya segera dilakukan perbaikan oleh petugas perawatan prasarana wilayah kebumen Dengan gerak cepat dan pengerahan personil secara maksimal dan terkendali, sehingga pada pukul 03.00, kondisi jembatan sudah dinormalkan kembali. Dengan adanya kejadian gangguan tersebut, berimbas terhadap perjalanan KA yang melewati Daop 7 Madiun dari arah Bandung.

KA-KA yang terganggu adalah

  1. KA 182 ( kahuripan ) relasi Kiaracondong-Madiun-Blitar terlambat lebih kurang 230 mnt, dari jadwal kedatangan di Madiun seharusnya 05.26 menjadi perkiraan jam 09.16
  2. KA 50  ( Turangga ) relasi Bandung-Madiun-Surabaya Gubeng terlambat 253 menit dari jadwal seharusnya tiba di stasiun Madiun 05.39 menjadi perkiraan jam 09.52

Khusus untuk perjalanan KA Kahuripan dari Kiaracondong menuju Blitar, yang perkiraan baru masuk stasiun Blitar lebih kurang pukul 12.00. Sehingga perlu upaya untuk mengurangi kelambatan keberangkatan KA Kahuripan, Blitar-Madiun-Kiaracondong hari ini dengan melakukan rekayasa operasional perjalanan KA Kahuripan.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto, menyampaikan, "dini hari tadi, lebih kurang pukul 00.38 memang ada gangguan perjalanan KA di wilayah Kebumen. Namun petugas kami di wilayah tersebut segera melakukan tindakan penanganan, sehingga bisa segera memperlancar perjalanan KA". Selanjutnya, karena kelambatan cukup tinggi pada KA Kahuripan, dilakukan rekayasa operasional untuk mengurangi kelambatan keberangkatan menuju Bandung hari ini.

Kegiatan rekayasa yang dilakukan adalah, Ka Kahuripan yang diperkirakan akan datang di stasiun Madiun pukul 09.16, akan dikurangi 2 kereta dan ditinggal di stasiun Madiun, untuk dilakukan perawatan dan pembersihan. Selanjutnya, sisa rangkaian melanjutkan perjalanan mengantar Penang menuju stasiun Caruban sampai Blitar. Sedangkan untuk keberangkatan dari Blitar pukul 12.10, KA Kahuripan relasi Blitar-Madiun menggunakan rangkaian cadangan yang sudah disiapkan dan sudah dilakukan perawatan dan pembersihan di stasiun Blitar. Dan sesampainya di stasiun Madiun, ditambahkan 2 kereta. Dan KA Kahuripan Masiun-Kiaracindong berjalan normal sesuai jadwal pukul 15.15.

"Rekayasa ini untuk mengurangi kelambatan KA, dan sebelumnya PT KAI sudah memastikan kondisi kereta cadangan terawat dan bersih," ungkap Supriyanto.

PT KAI mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA dari arah Bandung. PT KAI akan selalu memastikan keselamatan perjalanan KA serta kenyamanan penumpang dengan melakukan upaya-upaya cepat, dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan keselamatan. (Humas KAI Daop 7 Madiun)


Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Pengumuman