Menyambut Long Weekend, Daop 2 Jalankan KA Lodaya Tambahan

“Ada satu KA Lodaya Tambahan kami jalankan menjelang liburan long weekend ini yaitu pada tanggal 29 Maret,” ungkap Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus. KA Lodaya Tambahan ini akan berangkat dari Stasiun Bandung pada malam hari yaitu pukul 20.20 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan. Menurut Joni, penambahan perjalanan ini berdasarkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menjelang libur panjang Isa Al Masih. Berdasarkan pantauan penjualan tiket kereta api, Joni mengungkapkan bahwa sampai saat ini tingkat keterisian (okupansi) kereta-kereta ke arah timur cukup tinggi yaitu rata-rata sudah mencapai 100%. “Okupansi pada tanggal 29 Maret rata-rata sudah 100% sehingga ditambahkan kereta Lodaya. Sampai saat ini tiket kereta Lodaya Tambahan tersebut masih banyak tersedia,” tambah Joni.

Selain ke arah timur, kereta Argo Parahyangan ke arah Jakarta pun ditambah perjalanannya. Khusus hari Kamis (29/03) dan Minggu (01/04) ada 14 perjalanan KA Argo Parahyangan dari Bandung menuju Jakarta. Keberangkatan paling awal adalah pukul 04.15 WIB dan keberangkatan paling akhir adalah pukul 22.30 WIB. Sementara pada tanggal 30 dan 31 keberangkatan paling akhir dari Bandung adalah pada pukul 20.50 WIB.

“Pemesanan tiket bisa dilakukan selama 24 jam melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, Contact Center 121, gerai minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan PT KAI,” terang Joni. Untuk pemesanan di loket reservasi stasiun dibuka mulai pkl. 09.00 WIB sampai dengan pkl. 16.00 WIB. Khusus untuk pemesanan tiket melalui E-Kiosk (vending machine) di stasiun dilayani mulai pkl. 05.00 WIB hingga pkl. 22.00 WIB. Dalam hal pemesanan melalui KAI Access, menurut Joni, penumpang akan mendapatkan banyak keuntungan. Salah satunya adalah fasilitas khusus E-Boarding yang tidak ada di chanel lainnya. E- Boarding ini memudahkan penumpang untuk proses boarding di stasiun karena tidak perlu lagi mencetak tiket boarding pass. “Penumpang cukup menunjukkan e-boarding pada layar smartphone kepada petugas boarding yang kemudian akan discan dan akan muncul di layar komputer. Mereka cukup memperlihatkan identitasnya tanpa harus mencetak lagi tiket boarding pass,” tambah Joni. (Humas KAI Daop 2 Bandung)


Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Pengumuman