Transparansi KAI Buahkan Penghargaan dari KPK

International Business Integrity Conference (IBIC) kembali diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bagian dari peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017. Acara tersebut dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa-Rabu (11-12/12) dan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo. Acara ini bertujuan sebagai upaya Konsisten membangun Integritas dan Budaya Anti Korupsi terutama bagi kalangan bisnis dan usaha swasta.

Dalam IBIC tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan sebagai Lembaga Dengan Tingkat Kepatuhan LHKPN Terbaik Tahun 2017. Penghargaan diserahkan langsung oleh Laode M. Syarif selaku Wakil Ketua KPK dan diterima oleh Direktur Pengelolaan Prasarana KAI Bambang Eko Martono. Penghargaan tersebut berhasil diraih karena KAI telah menunjukkan komitmen tinggi dalam pengelolaan LHKPN selama tahun 2017. Dengan diterimanya penghargaan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat dan lembaga publik, serta untuk mendukung tercapainya tujuan pemberantasan korupsi yang efektif.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) adalah salah satu kewajiban dari penyelenggara Negara untuk melaporkan dan mengumumkan kekayaannya setalah dan sebelum menjabat. Tujuan dari pelaporan harta kekayaan penyelenggara Negara adalah untuk menciptakan lingkungan kerja dan insan perusahaan yang berintegritas dan transparan berdasarkan pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Peraturan Perundang-undangan.

Melalui Surat Keputusan Direksi KAI Nomor KEP.U/KP.402/V/1/KA-2016 tanggal 9 Mei 2016 tentang Tata Cara Pelaporan, Pengumuman dan Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, KAI menetapkan bahwa penyampaian LHKPN harus dilakukan sampai tingkat Manager atau 3 tingkat dibawah direksi. Kebijakan ini menunjukkan bahwa KAI sebagai penyelenggara negara telah secara transparan melaporkan harta kekayaannya. Total sudah 98% pegawai yang sudah melakukan e-filling LHKPN dari keseluruhan pegawai yang wajiib lapor.

Tema yang diangkat dalam IBIC kali ini adalah Bergerak Bersama Memberantas Korupsi Untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera.  Tema ini sengaja diambil untuk menyatukan semangat pemberantasan dan aksi pencegahan korupsi ke seluruh negeri. Mulai dari paparan kemajuan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di institusi pemerintah, sampai ke pameran inovasi dan pelibatan masyarakat, semua diselenggarakan dalam semangat kerjasama yang inklusif dan inspiratif. Sejumlah pembicara dan para ahli hukum dari dalam maupun luar negeri menghadiri acara ini. Beberapa diantaranya adalah Gubernur Lampung Muh Ridho Ficardo S.pi M. Si, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, Ketua Kadin Lampung M. Kadafi, Duta Besar Denmark untuk Indonesia H.E Rasmus Abildgaard Kristensen,  dan Royal Canadian Mounted Police Patrice Poitevin.

Untuk meramaikan IBIC 2017 ini KAI juga membuka booth bertema Rail Clinic and Library yang bertujuan untuk  menunjukkan pada pengunjung yang hadir dalam acara tersebut bahwa KAI memiliki sarana yang bisa menjadi andalan bagi masyarakat, khususnya daerah yang sulit terjangkau. Selain itu, pengunjung dapat menikmati fasilitas gratis dalam booth tersebut seperti tes gula darah, kolesterol, tensi, periksa mata, dan konsultasi seputar kesehatan. (PR KAI)


Kategori Berita
Sub Kategori Prestasi