Daop 2 Meminta Maaf Atas Gangguan Perjalanan Kereta Di Bumiwaluya Kabupaten..

Daop 2 Meminta Maaf Atas Gangguan Perjalanan Kereta Di Bumiwaluya Kabupaten Garut

PT KAI Daop 2 Bandung mohon maaf kepada seluruh penumpang yang kenyamanan perjalanannya terganggu diakibatkan anjloknya KA Lodaya relasi Solo Balapan - Bandung di Km 226 + 8/6 antara Stasiun Bumiwaluya - Stasiun Warung Bandrek. Menurut Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus, pihaknya segera melakukan tindakan normalisasi dan fokus pada evakuasi penumpang KA Lodaya tersebut dan juga melayani penumpang dari kereta-kereta yang tertahan perjalanannya diakibatkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa anjlokan terjadi pada pukul 14.12 WIB saat KA Lodaya yang membawa 322 penumpang menuju Bandung. Adapun penyebabnya masih dalam penyelidikan pihaknya. “Untuk saat ini kami masih fokus pada upaya normalisasi dan juga pelayanan kepada penumpang kereta api. Penyebabnya akan kami selidiki,” tambah Joni.

Selanjutnya, penumpang KA Lodaya yang mengalami anjlokan segera dievakuasi dengan mengalihkan perjalanan menggunakan 6 bus dari Stasiun Bumiwaluya Kabupaten Garut menuju Kota Bandung. Normalisasi jalur yang terhalang diperkirakan akan selesai sekitar pukul 18.00 WIB dengan mengerahkan kereta dan regu penolong beserta alat berat crane. Joni bersyukur bahwa dalam kejadian ini semua penumpang KA Lodaya tidak ada yang cedera.

Adapun kereta-kereta yang tertahan akibat kejadian ini adalah KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo - Kiaracondong tertahan di Stasiun Cipeundeuy dan KA Serayu relasi Pasar Senen - Kiaracondong - Purwokerto tertahan di Stasiun Cibatu. Joni menyampaikan bahwa penumpang kereta-kereta tersebut diberikan service recovery sesuai ketentuan perusahaan. “Sekali lagi Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang kereta api,” tutup Joni. (Humas KAI Daop 2 Bandung)

 

Posted: 22.03.2018


Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Pengumuman