Wamenhan dan Wakasal kunjungi PT DKB, melihat progress pembangunan kapal BCM

Dalam rangka untuk mengetahui perkembangan dan progress pembangunan kapal BCM (Bantu Cair Minyak) yang dilaksanakan di DKB, maka pada tanggal 08 Mei 2012 , Wamenhan, Letjen. Syafrie Sjamsoeddin, Wakasal, Laksdya. TNI Marsetio didampingi Irjen. Kemhan. Laksdya. TNI Sumartono, Kabaranahan. Kemhan. Mayjen. TNI Ediwan Prabowo, beberapa pejabat Mabes TNI mengunjungi PT. DKB. Setibanya di PT. DKB, rombongan disambut oleh Dirut DKB, Bpk. Riry Syeried Jetta dan didampingi oleh para Direktur, para General Manager terkait, para Kepala Divisi dan para Pimpinan Proyek. Rombongan langsung ke Galangan II dan menyaksikan proses fabrikasi dan pekerjaan-pekerjaan lainnya dalam penyelesaian proyek pembangunan kapal BCM tersebut. Setelah menyaksikan proses pekerjaan fisik di Galangan, rombongan selanjutnya menuju ke ruang serba guna Kantor Pusat DKB dan menyaksikan maket-maket kapal BCM dan LST sebagai model dari kapal-kapal yang sedang dibangun. Dilanjutkan dengan presentasi dari Dirut DKB seputar proses penyelesaian 1 (satu) unit kapal BCM, dimana untuk Konstruksi bangunan kapal menggunakan 95% local content, Kecuali untuk perme-sinan dan waktu yang direncanakan dibangun selama 24 bulan. Disampaikan juga tentang rencana pembuatan 2 (dua) unit kapal Landing Ship Tank (LST) yang sudah ditandatangani kontraknya, namun masih dalam tahap rancang bangun, karena desain awal kapal LST dengan 354 ABK hanya dapat mengangkut kendaraan tempur (Ranpur) jenis Tank BMP 3F, dimodifikasi menjadi kapal Landing Ship Tank yang juga dapat mengangkut tank jenis Leopard. Kapal BCM sendiri memiliki spesifikasi panjang 122,40 m, lebar 16,50 m, dengan kecepatan maksimal 18 knots dan dapat memuat bahan minyak cair sebanyak 5500 m3. Diharapkan dengan adanya perubahan-perubahan dalam pembangunan kapal-kapal, tidak akan mempengaruhi target pembangunan yang telah ditetapkan yaitu 24 bulan.

Kategori Berita