Pegadaian Jalin Kerjasama dengan BTN

Jakarta, 22 November 2019 - PT Pegadaian (Persero) melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) dalam rangka wujudkan sinergi bisnis antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kerjasama tersebut bertujuan untuk memudahkan nasabah dalam layanan pendaftaran haji.

Perjanjian kerjasama ini dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dengan Plh. Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo. Selain itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama pemasaran produk dan layanan oleh Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian (Persero) Damar Latri Setiawan dan Direktur Consumer Banking Bank BTN Budi Satria. Untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi data juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama host to host oleh Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian (Persero) Teguh Wahyono dan Direktur Consumer Banking Bank BTN Budi Satria.

"Pegadaian kali ini berkesempatan menjalani kerjasama dengan BTN untuk meningkatkan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada nasabah kami, khususnya bagi nasabah yang ingin menginjakkan kakinya ke Tanah Suci," kata Damar, Jakarta, Jumat (22/11).

Damar mengatakan bagi nasabah Pegadaian yang ingin berangkat haji dengan mudah dan aman, dapat datang ke outlet-outlet Bank BTN di seluruh Indonesia untuk mengajukan permohonan pembukaan rekening Tabungan BTN Haji dan Umroh iB. Untuk membuka rekening tersebut harus memenuhi beberapa syarat yaitu melampirkan surat pengantar, surat asli kuasa debet rekening Pegadaian, kartu tanda penduduk (KTP), foto copy NPWP, dan akte kelahiran khusus nasabah usia di bawah 18 tahun.

Ditambahkan, untuk setoran awal pembukaan rekening tabungan BTN Haji dan Umroh iB sebesar Rp500.000,-. Sedangkan pelayanan pembuatan rekening dilakukan pada jam kerja dari Pukul 07.00 WIB - 15.00 WIB.

"Adanya kerjasama ini dapat mengoptimalkan distribusi bagi semua pihak, sehingga dapat saling menguntungkan satu sama lain."

Sedangakan itu, Damar menjelaskan Pegadain memiliki produk - produk unggulan berbasis syariah, yaitu Arrum, Amanah, Rahn, dan Mulia. Tercatat hingga September 2019 Arrum realisasi Rp1.666 miliar dari target Rp1.157 miliar, Amanah realisasi Rp2.309 dari target Rp2.226, Mulia realisasi Rp407 miliar dari target Rp663 miliar, dan Rahn realisasi Rp4.736 miliar dari target Rp4.615.

Sementara itu terhitung, saat ini Pegadaian telah menjalin kerjasama dengan 202 Mitra kerja yang terdiri dari Instansi Pemerintah sebanyak 38 instansi, Instansi BUMN sebanyak 54 instansi, dan Instansi Swasta sebanyak 110 instansi.

Requitments Management Development Program

PT Pegadaian (Persero) membuka kesempatan bagi anak muda di seluruh Indonesia untuk menjadi bagian mengembangkan bisnis usaha gadai, dalam tim Management Development Program (MDP) Pegadaian.

Syarat dan ketentuan masuk ke dalam tim MDP Pegadaian cukup, yaitu kewarganegaraan Indonesia, lulusan pendidikan S1 dengan umur maksimal usia 25 tahun dan lulusan pendidikan S2 dengan maksimal usia 28 tahun, dan berstatus belum menikah serta bersedia di tahun pertama tidak menikah. Kemudian harus memiliki jiwa kreatif dan inovatif dalam berkerja, bersedia ditempatkan di seluruh cabang Pegadaian di Indonesia.

Dalam proses pemerimaan karyawan baru ini, akan dilakukan beberapa tes yaitu seleksi administrasi, membuat video blog (vlog), penilaian piskotes online, simulasi, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara pengguna.

"Visi utama Pegadaian yaitu menjadi The Most Valuable Financial Company di Indonesia dan Sebagai Agen Inklusi Keuangan Pilihan Utama Masyarakat, sehingga dengan anggota Pegadaian baru nantinya dapat membantu dalam mengoptimalkan bisnis perusahaan," ujar Damar.


Kategori Kinerja
Sub Kategori Artikel,Berita,Pengumuman,Publikasi,Siaran Pers