Bongkar Muat Banjarmasin Alami Peningkatan

Banjarmasin (5/09) Peningkatan barang dari Jawa dengan menggunakan petikemas mulai mengalami tren kenaikan yang cukup baik. Seperti yang dicatat oleh Pelabuhan Banjarmasin hingga Agustus 2017 pengangkutan barang menggunakan petikemas berukuran 40 feet mulai banyak digunakan oleh para pengguna jasa. “Kami melihat geliat ekonomi Kalimantan Selatan mulai bangkit, bisa dilihat dari aktivitas bongkar muat Pelabuhan Banjarmasin,” kata Hardianto Manager Terminal Petikemas Banjarmasin saat ditemui disela sela istirahat siang

Hingga akhir bulan Agustus 2017 Petikemas Banjarmasin tercatat sebanyak 238.311 boks atau naik sekitar 2,65 persen dari Agustus 2016 yaitu 232.148 boxes. Sedangkan dari jumlah  twenty foot equivalent units tercatat sebanyak 273.713 TEU’s mengalami kenaikan sebesar 3,25 persen dibandingkan pada Agustus 2016  263.658 TEUs.

Guna mendukung tercapainya terget, Pelabuhan Banjarmasin menambahkan alat bongkar muat salah satunya forklift dan reachstacker agar kedepannya proses pemindahan petikemas dari penumpukan ke chasis head truck ataupun sebaliknya dapat dipercepat dan dimaksimalkan. “Dengan adanya tambahan alat bongkar muat di lapangan petikemas, diharapkan proses bongkar muat akan semakin cepat sehingga pihak pelayaran dan ekspedisi semakin nyaman,” tandas Hardianto.

Hardianto menginformasikan adanya beberapa aturan baru yang dilaksanakan di kawasan petikemas, seperti larangan untuk truk yang parkir hingga larut malam di kawasan petikemas, larangan roda dua dibeberapa area operasional baik di Pelabuhan Trisakti maupun Martapura Baru. “Hal ini memberikan kenyamanan kepada para pemilik barang karena yang namanya area pelabuhan bukan untuk lahan parkir ataupun menginapkan truk,” tandasnya. (Manyar)


Kategori Berita