Ketahanan Pangan

Ketahanan Pangan

Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K)
Pemerintah melalui sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meneruskan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K) yang telah dilaksanakan mulai tahun 2011 untuk mendukung peningkatan produksi pangan dan penguatan ketahanan pangan.

Perum Perhutani adalah salah satu operator dalam program GP3K  selain  PT. Pupuk Indonesia Holding Company, PT. Sang Hyang Seri (Persero), PT. Pertani (Persero) dan Perum Bulog.

Sasaran yang dicapai dalam program tersebut antara lain meningkatkan produktivitas di areal lahan hutan wilayah kerja Perum Perhutani dengan sistem tumpang sari dan lahan milik anggota LMDH.

Realisasi GP3K tahun 2011-2013 seluas 396.539 Ha dengan rincian sebagai berikut :

Tahun 2011 seluas 149.690 Ha dengan realisasi tiap komoditi  :
a.    Padi luas tanam 55.210 Ha, dengan produksi 196.434 ton
b.    Jagung luas tanam 80.953 Ha, dengan produksi 325.541 ton
c.    Kedelai luas tanam 13.528 Ha, dengan produksi 14.434 ton.

Tahun 2012 seluas 113.648 Ha dengan realisasi tiap komoditi :
a.    Padi luas tanam 42.106 Ha, dengan produksi 168.195 ton
b.    Jagung luas tanam 58.750 Ha, dengan produksi 193.340 ton
c.    Kedelai luas tanam 12.612 Ha, dengan produksi 12.458 ton

Tahun 2013 seluas 133.201 Ha dengan realisasi tiap komoditi :
a.    Padi luas tanam 45.871 Ha, dengan produksi 193.752 ton.
b.    Jagung luas tanam 81.341 Ha, dengan produksi 334.730 ton
c.    Kedelai luas tanam 5.989 Ha, dengan produksi 5.496 ton