Dewan Kelautan Indonesia (DEKIN) : Masalah Kelautan Jangan Dilihat Sebelah Mata<!--:-->

Sebagai negeri bahari, Indonesia memiliki potensi besar dari sektor kelautan dan perikanannya. Kurang lebih USD1,2 triliun potensi ekonominya. Sayangnya, potensi tersebut tidak belum tergali secara optimal.

Dengan potensi itu, Dewan Kelautan Indonesia (Dekin) menilai, masalah kelautan tidak bisa dilihat harus sekelebat mata, tetapi harus mencakup berbagai hal sehingga potensi tersebut bisa dimanfaatkan. Selain itu, masalah kelautan juga bukan hanya menjadi urusan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetapi juga stakehorlders lain termasuk swasta.
"Dekin sendiri sering mengadakan rapat bukan dengan pejabat KKP tapi juga dengan pihak lain, sehingga tidak heran, kalau Dekin itu beranggotakan 13 menteri, belum termasuk para pakar hukum kelautan dan lain sebagainya,” kata Anggota Dekin Son Diamar di Jakarta.UU Kelautan dan ocean policy yang saat ini dalam proses perampungan diharapkan dapat menyelesaikan berbagai masalah di sektor maritim dan menggali potensi ekonomi kelautan. Karena dengan UU tersebut akan menjadikan Indonesia sebagai negara kepualaun yang kuat mandiri.

Perlu diketahui, sejak penandantanganan perjanjian internasional dalam konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait bidang hukum laut pada tahun 1982 di Monetgro Bay, masyarakat internasional mengakui bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar (archipelago state) yang memiliki wilayah laut seluas 5,8 juta km2  dengan garis pantai terpanjang keempat di dunia sepanjang 95 ribu km serta dikelilingi 17 ribu pulau.

(Ara / Ara) Sumber berita Jaringnews.com,27 Oktober 2012


Kategori Artikel