Pertamina Bekali Ketrampilan Siswa Tiga SMK

SEMARANG - PT Pertamina Retail menggandeng tiga SMK di Kota Semarang, Jawa Tengah, untuk memberi pelatihan dan ketrampilan mekanik kepada para siswanya. Kegiatan rutin tersebut sudah digelar untuk ke-37 kalinya.

Ast. Man Communication PT Pertamina Retail, Yoesoef Alfredo mengatakan, bekal pelatihan dan keterampilan bertujuan memberikan bekal keahlian di bidang otomotif. "Pelatihan yang diberikan berupa teori dan praktik serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan," katanya di SMK Negeri Jawa Tengah, Selasa (16/5/2017).

Dia mengharapkan, pelatihan bisa memberikan manfaat bagi siswa SMK khususnya jurusan automotif. Bekal ini bisa digunakan para siswa terjun ke dunia kerja baik sebagai mekanik bahkan pemilik bengkel.

"Siswa memiliki arah dan tujuan pasca mengikuti pelatihan. Para siswa bisa membuka bengkel sendiri atau bekerja ke perusahaan tertentu," katanya.

Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari mulai 16-18 Mei 2017. Sekolah lain yang terpilih adalah SMK 17 Agustus 1945 dan SMK Negeri 4 Semarang. Total ada 37 SMK baik swasta atau negeri dan enam SMK berada di Kota Semarang.

Yoesoef mengatakan, PT Pertamina Retail juga memberikan Corporate Social Responbility (CSR) berupa seperangkat peralatan alat penggantian pelumas dan produk Pertamina berupa pelumas Enduro Matic dan Enduro Racing.

"Bantuan alat bisa dikomersialkan oleh para siswa dan masih akan diberikan dukungan dengan pembelian harga khusus untuk pelumas," terangnya.

Pelatihan praktik yang diberikan adalah mengganti pelumas untuk sepeda motor yang dipandu langsung oleh mekanik dari Bright Olimart, sebagai salah satu unit bisnis PT Pertamina Retail berada pada SPBU COCO (company owned, company operated).

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaeni mengapresiasi pelatihan tersebut sebagai salah satu upaya menekan tingkat pengangguran. "Kerja sama pemprov dengan pihak lain dalam hal ini Pertamina sangat diperlukan. Kesinambungan dapat meningkatkan kualitas dan kesiapan bersaing setelah lulus sekolah," katanya.

Dia menegaskan, pendidikan merupakan alat mengatasi pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan. Para siswa memiliki ketrampilan dari pelatihan yang diberikan selama beberapa hari ke depan.



(ven)

sumber


Kategori Publikasi
Sub Kategori Berita