Bagaimana Nasib Cicilan KPR Jika Nasabah Meninggal?

Jakarta -Salah satu keuntungan menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah lamanya jangka waktu pembayaran. Bahkan fasilitas ini mempersilakan nasabahnya untuk membayar cicilan hingga 25 tahun. Selama jangka waktu pembayaran tersebut, bisa saja berita duka hadir seperti meninggalnya nasabah pengguna KPR. 

Jika ini terjadi, maka bukan berarti cicilan KPR lantas hangus dan dianggap lunas. Namun bukan berarti juga utang secara otomatis diberikan kepada ahli waris. Lalu apa sebenarnya yang akan terjadi?

Meninggalnya nasabah pengguna KPR bukanlah masalah yang harus Anda pusingkan. Sebenarnya hal ini bisa diselesaikan dengan pemahaman kebijakan bank dan kesepakatan antara bank dan nasabah sebelum akad kredit berlangsung. Namun, biasanya nasabah akan mendapatkan beberapa kebijakan, seperti:

1. Jika cicilan lancar dan memiliki asuransi jiwa KPR
Nasabah yang memiliki catatan pembayaran yang baik serta tidak melakukan tunggakan saat masa pembayarannya serta memiliki asuransi jiwa yang dibayar oleh nasabah, maka nasabah tersebut berhak atas klaim kematian. Dengan berarti pinjaman tersebut bisa dikatakan lunas. 

2. Jika cicilan lancar dan tidak memiliki asuransi jiwa KPR
Nasabah yang memiliki catatan baik saat melunasi utang setiap bulannya namun tidak memiliki asuransi jiwa, maka saat meninggal, utang KPR yang ada padanya harus tetap dilunasi. Sisa utang KPR akan dilimpahkan kepada ahli waris nasabah bersangkutan. 

3. Jika cicilan macet 
Nasabah yang pernah mengalami tunggakan bahkan cenderung tergolong pada kredit macet, maka utang KPR yang ada padanya harus tetap dilunasi oleh ahli waris ketika nasabah meninggal dunia. 

Terkait hal tersebut di atas, pada dasarnya bank menawarkan perlindungan jiwa kepada setiap nasabahnya. Perlindungan jiwa atau asuransi ini bersifat untuk melindungi nasabah akan hal buruk yang bisa saja terjadi menimpa nasabah. 

Ada baiknya nasabah mencari tahu secara pasti sistem dan kebijakan asuransi jiwa yang ditawarkan sebelum melakukan akad KPR guna mengurangi beban utang saat nasabah meninggal dunia. Untuk itu, ketika mengajukan KPR jangan lupa sertakan asuransi jiwa dan lakukan perhitungan terperinci. Asuransi jiwa bisa melindungi keuangan dan mengurangi beban pembiayaan yang bisa saja terjadi pasca nasabah meninggal dunia. 

 

Sumber: detik.com


Kategori Artikel